Sabtu 18 Januari 2020, 21:53 WIB

Cikini Tergenang, Tiang Pancang Revitalisasi TIM Disalahkan

Tri subarkah | Megapolitan
Cikini Tergenang, Tiang Pancang Revitalisasi TIM Disalahkan

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara

 

WALIKOTA Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menyebut banjir yang terjadi di Jalan Cikini Raya disebabkan oleh tersumbatnya saluran air. Genangan air di ruas jalan tersebut terjadi selama satu jam dan mencapai ketinggian 20 cm.

"Setelah kita evaluasi ada sedikit sumbatan dan Alhamdulillah telah terselesaikan lah. Mudah-mudahan tidak ada genangan lagi di Cikini Raya," kata Bayu di Cikini, Sabtu (18/1).

Meskipun membantah proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) menjadi penyebab terjadinya genangan, Bayu menyebut pondasi tiang pancang proyek tersebut menghambat saluran air.

"Di sisi kanan tiang pancang. Ya karena ada pakerjaan, lalu tersumbat. Kita bersihkan dan alhamdulillah segera lancar hari ini," ujar Bayu.

Ia juga memastikan bahwa genangsn yang terjadi hari ini relatif lebih cepat surut dibanding banjir awal tahun lalu.

Senada, Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho mengatakan saluran penghubung Cikini ke saluran utama tersumbat dengan adanyaa tiang pancang konstruksi yang dibangun oleh PT Wika.

"Begitu kita lihat mereka sudah melakukan upaya membuat saluran sementara dengan pipa 8 inci dua pipa yang nantinya itu menjadi saluran pembuang dari Cikini ke Kali Pasir," kata Hari. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More