Minggu 19 Januari 2020, 09:00 WIB

Selera Pecinan di Luminor

Try/M-3 | Weekend
Selera Pecinan di Luminor

MI/FETRY WURYASTI
Salad yu sheng

MENYAMBUT pergantian tahun kalender Tionghoa, Hotel Luminor Jakarta Kota menyajikan menu khusus malam Imlek. Mengusung tema pecinan, paket prasmanan berisikan salad yu sheng dan salad ubur-ubur (jelly fish), serta stall chicken roast dan duck roast. Tidak ketinggalan aneka kudapan khas Imlek, mulai kue bulan hingga aneka manisan.

Salad yu sheng, ujar chef in charge Heribertus Rocky, sebenarnya terdiri atas 17 macam sayuran. Namun, Luminor hanya menyajikan 9, yakni wortel, lobak, manisan kulit jeruk, mentimun, jeruk bali, kol ungu, jahe, ubi merah, dan ubi hijau goreng.

“Semua sayuran ini diiris julienne atau korek api menyerupai serutan. Untuk topping, yu sheng diberi salmon segar yang dimarinasi dengan jus lemon,” jelas Heribertus, di Jakarta, Kamis (16/1).

Sebagai pelengkapnya, ada kacang yang dicacah dengan saus plum, biji wijen putih sangrai, saus bangkok, dan minyak zaitun. Adanya jahe membuat campuran sayuran segar tersebut mengeluarkan rasa khas saat disantap.

Di makanan utama, ada roast duck dengan plum sauce dan roast chicken dengan kantonese sauce. Kantonese sauce berupa perpaduan dari saus kacang-kacangan dan OK Sauce (saus yang terbuat dari tomat, asam, dan cuka).

Tekstur lembut terasa saat mencicipi bebek panggang. Tidak perlu repot memisahkan daging dari tulang. Begitu pun dengan ayam panggangnya, bagian dadanya pun masih lembut dan juicy.

Kelembutan daging kedua unggas itu ternyata melalui proses yang cukup panjang. Butuh dua hari satu malam memasak. Ayam dan bebek dimarinasi selama 1 jam dengan wayim, berupa campuran gula, garam, dan ngo hioon--rempah-rempah khas Tiongkok.

Lalu, perut bebek diisi rempah-rempah Indonesia, seperti bawang merah, bawang putih, seledri, kembang lawang, dan jahe. Langkah ini dilakukan guna memberikan rasa rempah pada bagian dalam bebek.

Keempukan ayam dan bebek itu juga dari proses penyiraman air panas berulang kali sebelum dikeringkan. Keduanya juga disiram dengan cuka merah dan cuka hitam serta sugar maltes atau ekstrak gula.

Hasilnya, terlihat cuka membuat bagian kulit ayam dan bebek menjadi kering. Setelah dipanggang pun, kedua daging ini disiram dengan minyak panas untuk melepas bagian kulit agar tidak menempel.

Selayaknya Imlek, tidak lepas dari aneka jajanan pasar yang ramai dijajakan jelang pergantian tahun. Luminor menyajikan kue ku berlapis merah dari bahan dasar tepung ketan. Kue ini memiliki isi kacang hijau kupas yang ditumbuk. Rasanya manis, juga kenyal.

Selanjutnya, ada kue yang sering kali dibuat keluarga Tionghoa untuk menyambut Imlek, yaitu moon cake atau kue bulan. Kue berbentuk lingkaran ini berukuran tebal dan besar bila hanya dimakan satu orang.

Adonan kulit kue terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan sirop gula. Sementara itu, untuk isian kue bulan memakai pasta teratai (lotus) dan kuning telur asin.

Tekstur kue bulan ini seperti bertingkat. Pada bagian kulit terasa padat mirip kue kering. Berlanjut di bagian pasta lotus manis dan sangat lembut, lalu di tengah hadir rasa dari telur asin.

Mereka juga menyajikan delapan macam manisan, dari manisan pala, manisan cermai, manisan mangga, manisan plum, manisan nanas, manisan pepaya dan jeruk kumquat, jeruk mandarin, serta permen susu. (Try/M-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More