Sabtu 18 Januari 2020, 12:00 WIB

Anies Siapkan 12 Anggota Tim Hukum untuk Lawan Class Action

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Siapkan 12 Anggota Tim Hukum untuk Lawan Class Action

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri)

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan siap menghadapi gugatan class action terkait banjir. Melalui Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi DKI, Yayan Yuhanah, pihaknya sudah menyiapkan 12 anggota tim untuk menangani perkara tersebut.

"12 orang itu enggak semua turun. Dibagi-dibagi, mana yang paling urgent saja," ujar Yayan di Jakarta, Sabtu (18/1).

Pembagian 12 anggota tim hukum akan disebar di lima pengadilan negeri dan satu pengadilan tata usaha negara. Pihaknya mengaku belum menerima berkas gugatan class action yang diajukan Tim Advokasi korban banjir 2020.

Diketahui pada Senin (13/1) lalu, tim advokasi mendaftarkan gugatan tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Belum (terima). Kemungkinan minggu depan kami terima berkas gugatannya. Gugatan mereka kan baru masuk. Nanti (pihak pengadilan) rapat dulu untuk menunjuk majelis, panitera, baru di proses (gugatanya)," terang Yayan.

Baca juga:  Soal Class Action, Sekda DKI Tampik Anies Lalai Tangani Banjir

Saat dihubungi, anggota Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020, Diarson Lubis, menuturkan pihaknya masih menunggu progres atas pendaftaran gugatan tersebut ke PN Jakpus.

"Kami menunggu panggilan sidang saja," ujar Diarson.

Diketahui, dari 600 laporan tercatat 243 orang yang berhasil diproses gugatanya oleh tim advokasi. Dari 243 orang tersebut, sebanyak 186 orang menyampaikan nilai kerugian akibat banjir.

Adapun, nilai total kerugian dari para pelapor telah mencapai Rp43,32 miliar.  Nilai kerugian terkecil tercatat senilai Rp890 ribu dan nilai terbesar mencapai Rp8,7 miliar.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More