Sabtu 18 Januari 2020, 09:59 WIB

Usai Hujan Deras di Jakarta, Pintu Air Manggarai Siaga III

Antara | Megapolitan
Usai Hujan Deras di Jakarta, Pintu Air Manggarai Siaga III

MI/Galih Pradipta
Pekerja mengoperasikan alat berat untuk mengeruk sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Kamis (3/3).

 

USAI hujan deras yang mengguyur ibu kota Jakarta sejak Sabtu (18/1) dini hari, pintu air Manggarai terpantau mencapai angka 754 sentimeter dan berstatus siaga tiga. Pantauan itu dilakukan hingga pukul 08.30 WIB.
  
Dikutip lamaan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Sabtu (18/1) pagi, disebutkan, pintu air Manggarai yang dialiri Sungai Ciliwung ini, jika dalam status normal atau siaga empat, tinggi airnya di bawah 750 sentimeter.
  
Sementara itu, pantauan televisi sirkuit tertutup (Closed Circuit Television/CCTV) di lokasi memperlihatkan alat berat sedang membersihkan tumpukan sampah di pintu air.

Naiknya status pintu air Manggarai, ikut mempengaruhi seluruh pintu air di aliran Sungai Ciliwung yakni pintu air Istiqlal berstatus siaga dua dengan tinggi air 335 cm. Status normal pintu air Istiqlal di bawah 250 cm.

Baca juga: Pintu Air di Karet Sudah Siaga 1, Di Manggarai Siaga 2
  
Selanjutnya pintu air Jembatan Merah berstatus siaga satu dengan ketinggian air 222 cm. Status normal atau siaga empat, ketinggian air di pintu air tersebut di bawah 100 cm. Selain itu, beberapa pintu air lainnya terpantau berstatus siaga tiga di antaranya pintu air Hek di Kali Baru Timur dengan tinggi air 157 cm atau jauh di bawah status normal atau siaga empat di bawah 100 cm.

Pintu air Karet di Banjir Kanal Barat dengan tinggi air 540 cm (normal di bawah 450 cm). Pintu air Pompa Kali Duri dengan tinggi air 239 cm (normal di bawah 220 cm).
  
Dua pintu air di Jakarta Utara yang mengukur masuknya air laut ke daratan berstatus siaga dua. Pintu air Marina Ancol dengan tinggi air 205 cm (normal di bawah 170 cm.). Sedangkan Pintu air Pasar Ikan dengan tinggi air 199 cm (normal di bawah 170 cm).(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More