Sabtu 18 Januari 2020, 01:00 WIB

Dongkrak Perekonomian Digital, BI Perkenalkan QRIS ke Milenial

Hld/E-3 | Ekonomi
Dongkrak Perekonomian Digital, BI Perkenalkan QRIS ke Milenial

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Dewan Gubernur Senior (DGS) BI Destry Damayanti

 

BANK Indonesia (BI) terus berupaya untuk mengimplementasikan sistem pembayaran digital resmi bernama Quick Response Code Indonesia (QRIS) di Indonesia. BI pun tengah gencar memperkenalkan QRIS ini khususnya kepada generasi milenial. Untuk itu, BI menyelenggarakan BI Netifest 2020 yang juga menyajikan kompetisi berupa blog dan vlog.

Dewan Gubernur Senior (DGS) BI Destry Damayanti menjelaskan BI bersama Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) terus berupaya menerapkan sistem pembayaran digital resmi ini di berbagai merchant. Menurut Destry, hingga sejauh ini, pengimplementasian QRIS dinilai berjalan cukup baik.

“Bank Indonesia bersama PJSP terus berupaya untuk mengimplementasikan QRIS di berbagai merchant. Sejauh ini implementasinya berjalan cukup baik dan diharapkan akan terus berjalan sesuai rencana dan ekspektasi kami,” ujar Destry saat ditemui di acara BI Netifest 2020, Museum Bank Indonesia, kemarin.

Melalui pengembangan sistem pembayaran digital seperti QRIS, sambung Destry, bisa mendongkrak perekonomian digital Indonesia khususnya untuk sektor UMKM. Pembayaran melalui sistem digital ini membuat transaksi menjadi lebih lancar.

Destry menambahkan, kaum milenial ialah salah satu target besar untuk pengimplementasian ekonomi digital ini.

Selain itu, sistem pembayaran digital ini akan mempermudah transaksi ekonomi. Menurut Destry, penerapan sistem ini bisa dilakukan di perkotaan hingga mencapai wilayah perdesaan. Untuk diketahui, BI telah bekerja sama dengan telekomunikasi melalui electronic banking sehingga akses bisa dilakukan di mana saja.

“Melalui ponsel yang kita miliki, kita sudah bisa melakukan transaksi. Mau dia ada di ujung Indonesia Timur maupun di bagian Indonesia Barat. Jadi, dengan sistem pembayaran digital yang kita kembangkan, kita ingin transaksi lebih menyebar dan inklusif,” papar Destry.

Dengan semakin meluasnya akses pembayaran digital ini, sektor-sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan terdampak positif. Ditambah dengan antusiasme anak muda yang melek teknologi maka ikut berkontribusi mengembangkan UMKM dalam negeri. (Hld/E-3)

Baca Juga

Antara

BI : ISEF 2020 Catat Transaksi Sebesar Rp5,03 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:39 WIB
Angka tersebut terdiri dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi business to business, transaksi ritel business to consumer, dan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Bantu UMKM Bangkit, Kemendikbud Gelar Pasar Budaya Daring

👤SuryaniWandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 21:50 WIB
Pasar budaya adalah sebuah marketplace dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud yang bekerja sama dengan perusahaan teknologi Indonesia,...
MI/Ramdani

AP II : Airport 4.0 Menjadi Basis Transformasi Kedepan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:31 WIB
“Pada pekan lalu, kami mencanangkan Second Curve Transformation periode 2020 - 2024 untuk memasuki era Airport 4.0," ujar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya