Jumat 17 Januari 2020, 21:05 WIB

Karyawan TVRI Lakukan Mosi tidak Percaya Dewas

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
Karyawan TVRI Lakukan Mosi tidak Percaya Dewas

ANT/Indrianto Eko Suwarso
Dirut TVRI Helmi Yahya menyampaikan pembelaan terkait pemberhentian dirinya oleh Dewan Pengawas, Jumat (17/1).

 

PASCAPEMBERHENTIAN Helmy Yahya sebagai Direktur Utama TVRI, karyawan TVRI lakukan mosi tidak percaya kepada Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI usai konferensi pers yang digelar Helmy Yahya, Jumat (17/1), di Kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Belasan karyawan yang tampil dengan mengenakan batik itu menyatakan ketidakpercayaannya kepada Dewas mewakili sekitar kurang lebih empat ribu karyawan yang menyatakan hal yang sama di pusat maupun daerah.

"Kami sengaja datang untuk lakukan Mosi tidak percaya. Tak hanya pusat, kita datang dari Papua, Kalimantan barat, Sulawesi barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Riau, dan Sumatra Barat," kata Agil Samal, karyawan TVRI bagian pemberitaan saat memimpin mosi tidak percaya tersebut.

Ia menganggap Dewas bertindak semena-mena dan berupaya untuk mengerdilkan stasiun televisi berpelat merah itu. Ia pun memohon kepada sejumlah pihak, termasuk Presiden Joko Widodo, Menteri Komunikasi dan Informasi, serta Komisi I DPR untuk melakukan penyelamatan terhadap TVRI.


Baca juga: Suara Dewas TVRI tidak Bulat Putuskan Pemberhentian Helmy Yahya


"Kami merasa saat ini tengah dizalimi, kami tengah maju memperbaiki layar TVRI tapi kami dipangkas di tengah," kata Agil.

Lelaki yang sudah bekerja 28 tahun ini merasakan betul perubahan positif sejak TVRI dipimpin Helmy Yahya seperti jumlah penonton yang meningkat, lebih kontetitif dari segi tayangan, dan pengelolaan keuangan yang semakin bagus. Hal itulah yang menurutnya harus menjadi pertimbangan Dewas.

"Ada hal-hal positif yang harus dipertimbangkan, saat ini Dewas tidak seimbang, hanya mendapatkan informasi dari kelompok-kelompok yang memang menjadi efek dari proses pembersihannya direksi sekarang," kata Agil.

Meski begitu, Agil memastikan kinerja karyawan akan tetap berjalan profesional. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada jajaran direksi. (OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Wirausaha Mahasiswa, STP Trisakti Luncurkan Inkubator Bisnis

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 09 Juli 2020, 22:03 WIB
Sebagai wadah mematangkan jiwa berwirausaha atau semangat  entrepreneurship para mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP)...
Antara/M. Agung Rajasa

Jabar Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Ini Kata Gubernur Emil

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Juli 2020, 21:46 WIB
"Jabar hari ini meng-update 962 kasus yang mayoritas datang dari klaster institusi kenegaraan," ungkapnya Ridwan dari akun media...
MI/Bary Fathahilah

Kapal Hemat Energi Mahasiswa UI Terfavorit di Lomba Kelas Dunia

👤Antara 🕔Kamis 09 Juli 2020, 21:46 WIB
Kapal hemat energi rancangan mahasiswa FTUI), yang tergabung dalam Tim Hydros UI, meraih juara Prix Coup De Coeur (Tim Terfavorit) dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya