Jumat 17 Januari 2020, 20:19 WIB

Alasan Dewas Kontradiktif, Helmy Akan Tempuh Jalur Hukum

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Megapolitan
Alasan Dewas Kontradiktif, Helmy Akan Tempuh Jalur Hukum

Antara
Pembelaan Helmy Yahya

 

PEMBERHENTIAN  Helmy Yahya membuat jajaran Direksi kecewa, pasalnya TVRI ditinggalkan Direktur Utama (Dirut) saat sedang mengalami perkembangan.

Para jajaran direksi menganggap, Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI tidak semestinya menonaktifkan satu Direksi saja lantaran kondisi TVRI saat ini merupkan hasil kerja kolektif jajaran Direksi.

"Ketika surat (pemberhentian) turun, kami (jajaran direksi) sepakat untuk berhenti bersama-sama, alasannya simpel karena semuanya adalah pekerjaan kami. Kenapa tiba-tiba hanya memberhentikan satu direktur? Kenapa enggak semua? kan simpel," ungkap Apni Jaya Putra, Direktur Program dan Berita TVRI saat memberi penjelasan Jumat (17/1) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

"Ini keputusan yang aneh," katanya. Namun karena banyak alasan lain seperti halnya kesiapan karyawan saat ditinggalkan direksi sedang dalam memiliki masalah, mereka bertekad akan bertahan.

"Kalau kami pergi, kasihan karyawan. Masalah ini harus dibereskan. kita bertahan dulu sampai semua urusan selesai," lanjut Apni.

Tak hanya itu, untuk membereskannya polemik ini pihak Helmy akan melanjutkannya dengan proses hukum.

"Langkah hukum akan kami jalankan. Setiap warga negara punya hak untuk mempertahankannya dan Helmy Yahya akan menggunakan haknya. Itu bukanlah hal yang dosa," kata Candra Hamza, Kuasa Hukum Helmy Yahya.

Dikonfirmasi lebih jauh, Candra mengaku masih menggodok rencananya dan belum bisa menyiarkannya kepada media. Namun ia memastikan lebih kurang 1 minggu rencananya menuju langkah hukum akan dilakukan. (OL-11)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Kabar baik, 54 Pasien Covid-19 Sembuh, 611 Masih Dirawat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 03 April 2020, 16:38 WIB
Kabar terbaru per 3 April, jumlah pasien sembuh ada 54 orang dari total 958 kasus. Jumlah pasien meninggal dunia 96 orang. Lalu masih ada...
MI

Bukan Gerindra yang Kebelet Pemilihan DKI-2 Dipercepat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 03 April 2020, 16:05 WIB
Panlih wagub DPRD DKI Jakarta mengungkapkan ada dua partai yang meminta pemilihan wakil gubernur (pilwagub) dipercepat, bukan Gerindra atau...
Ilustrasi

Minta Pilwagub Ditunda, PKS: Terpilih pun tak bisa Langsung Kerja

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 03 April 2020, 15:14 WIB
Pemilihan wagub, katanya, tidak sesederhana paripurna biasa yang sifatnya hanya mendengarkan pidato gubernur atau pemandangan umum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya