Jumat 17 Januari 2020, 20:04 WIB

Calon Independen Pilwako Batam, Harapan Baru Anak Muda

Antara | Nusantara
Calon Independen Pilwako Batam, Harapan Baru Anak Muda

Ilustrasi
Pilkada Batam

 

CALON independen pada pemilihan wali kota Batam (Pilwako) 2020 Rian Ernest mengawali dengan konsep yang menyasar anak muda lewat tagline Gerakan Batam Baru.

Salah satu koordinator Batam Baru, Jonanthan Sihaloho menilai langkah Rian sangat tepat karena gerakan itu mayoritas diisi pemuda asli Batam berusia 20-30 tahun.

"Ini merupakan representasi gerakan Batam Baru yang memang membawa semangat muda dan baru untuk Kota Batam. Tim utama Batam Baru usianya di bawah 30 tahun semua," kata Jonathan, Jumat (17/1).

Menurutnya, di Batam akan ada harapan baru dalam perpolitikan, paling tidak keberanian calon independen untuk maju dalam Pilwako memberikan motivasi serta pembelajaran bagi generasi muda wilayah pulau itu.

"Selama ini mindset anak muda Batam soal politik itu sudah negatif. Tapi, bersama Rian kita coba bangun proses politik yang bersih dan langsung bersinggungan dengan konstituen. Ini proses yang harus didukung," paparnya.

Ia juga merasa keterlibatan anak muda dalam proses politik di Batam, sudah seharusnya mulai dibangun. Apalagi, kondisi perekonomian di kota yang harusnya jadi pusat industri ini sedang mengalami tren yang menurun.

"Proses politik ini kan berkaitan juga dengan regulasi yang akan mendorong tingkat investasi. Kita anak muda yang dalam usia produktif, punya kepentingan di sana dan harus jadi pendorong utama untuk kemajuan kota ini," kata Jonathan.

Hal senada juga diamini oleh Fransiskus Xaverius yang juga tergabung sebagai koordinator pusat Batam Baru. Menurutnya, sudah terlalu lama Batam bergerak lambat tanpa ada perubahan yang berarti. Proses politik seakan tidak bisa menopang kemajuan zaman dan kebutuhan ekonomi masyarakat di Batam.

"Saya bergabung juga karena pengalaman pribadi menghadapi birokrasi yang berbelit-belit dan lama. Kegelisahan dan ketidakpedulian anak muda juga muncul karena kepemimpinan yang begitu-begitu saja," kata Fransiskus yang lahir 20 tahun lalu dan besar di Kota Batam.

Menurutnya, Pilwako ini harus jadi momen di mana anak muda turun langsung dan memastikan pemimpin terbaik yang terpilih. Ia meyakini, apa yang dibangun oleh Rian Ernest melalui Batam Baru adalah hal positif yang layak didukung dalam proses politik di Batam.

"Rian ini cukup gila karena secara nasional dia sudah populer tapi mau turun ke Batam. Keinginannya menggebrak kebiasaan lama karena pengalaman di birokrasi DKI zaman Ahok, saya rasa jadi modal yang cukup membuat perubahan di Batam," tegas Fransiskus.

Saat ini relawan Batam Baru sudah mengumpulkan 14,822 dukungan dan KTP dari masyarakat. Melalui relawan yang tersebar di seluruh kecamatan dan lima posko utama di beberapa kecamatan, mereka punya target mengumpulkan hingga 60 ribu dukungan untuk Rian Ernest. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More