Jumat 17 Januari 2020, 19:00 WIB

Harga Cabai di Temanggung Melonjak

Tosiani | Nusantara
Harga Cabai di Temanggung Melonjak

MI/Tosiani
Seorang pedagang menawarkan cabai di Pasar Kliwon Temanggung, Jumat (17/1). Harga melonjak antara Rp20-30 ribu per kg

 

HARGA cabai di Temanggung, Jawa Tengah, mengalami kenaikan cukup signifikan hingga Rp20-30 ribu per kilogram (kg), dalam lima hari terakhir. Kenaikan tersebut dipicu pasokan yang cenderung kurang lantaran faktor curah hujan tinggi.

Pantauan di Pasar Kliwon Temanggung, Jumat (17/1), kenaikan harga yang teramat tinggi terjadi pada jenis cabai merah keriting dan cabai rawit merah atau cabai sret.

Cabai keriting merah kualitas premium semula ditawarkan di kisaran Rp40 ribu per kg, saat ini dipasarkan dengan harga Rp60 ribu per kg. Cabai rawit merah semula dijual Rp30 ribu per kg, kini dipasarkan dengan harga Rp60 ribu per kg.

Almiyati, 50, pedagang di Pasar Kliwon Selatan, mengaku menjual cabai keriting merah dengan harga Rp60 ribu per kg sejak lima hari ini, naik dari sebelumnya Rp38-40 ribu per kg. Demikian juga cabai sret atau rawit merah, ia tawarkan dengan harga Rp60 ribu per kg, naik dari sebelumnya Rp40-45 ribu per kg.

"Barangnya susah dapat jadi naik harganya. Saya dapat pasokan dari sekitar Temanggung. Biasanya dipasok 3 kg tiap dua hari sekali, sekarang hanya dapat 2 kg tiap dua hari," ujar Almiyati.

Baca juga: Harga Cabai Merah di Tasikmalaya Naik Tiga Kali Lipat

Pedagang lainnya, Suginah,55, juga telah menaikan harga cabai keriting merah kualitas premium menjadi Rp60 ribu dalam lima hari terakhir. Sebelumnya, keriting merah, ia jual di kisaran harga Rp45-50 per kg kualitas premium. Untuk cabai merah keriting kualitas nomor dua yang semula dijual dengan harga Rp20 ribu per kg, sekarang Rp40 ribu per kg.

Jenis cabai rawit merah, ia tawarkan dengan harga Rp60 ribu per kg naik dari sebelumnya Rp30 ribu per kg. Cabai rawit hijau juga naik, rata-rata Rp 10 ribu per kg, dari sebelumnya Rp20 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg. Sedangkan jenis cabai keriting hijau masih stabil di harga Rp12.500 per kg.

"Mungkin karena dapat barangnya susah, jadi naik. Biasanya saya dapat pasokan dari petani di sekitar Temanggung dan Wonosobo. Tapi karena susah dapat barang, pernah sampai tidak dapat pasokan selama tiga hari. Jadi dalam tiga hari itu saya tidak jual cabai keriting merah," ungkapnya.

Kenaikan harga yang terlalu tinggi, lanjut Suginah, membuat konsumen mengurangi pembelian. Saking mahalnya harga cabai, konsumen yang biasa membeli cabai keriting merah hingga satu kilogram menjadi hanya seperempat kilogram saja, lalu ditambah cabai rawit merah supaya lebih pedas.

"Tiap tahun kalau musim hujan memang susah dapat pasokan cabai karena tanaman cabai banyak yang terkena penyakit. Hal yang sama juga terjadi kalau musim kemarau panjang. Cabai jatuh sendiri dari tangkai pohon sebelum merah. Kualitasnya juga kurang bagus dan kering," tukas Suginah.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More