Jumat 17 Januari 2020, 16:00 WIB

Besi Penyangga Cor Beton Tol Becakayu dan Japek Dicuri

Gana Buana | Megapolitan
Besi Penyangga Cor Beton Tol Becakayu dan Japek Dicuri

MI/Gana Buana
Kapolsek Bekasi Kota Kompol Helmi memperlihatkan sitaan barang bukti pencurian besi pembangunan tol Becakayu di depan Mapolsek Bekasi Kota

 

BESI penyangga cor beton Jalan Tol Layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan tol Jakarta-Cikampek (Japek) elevated dicuri. Pencurian terungkap saat 4 dari 6 tersangka tertangkap.

“Tersangka yang berhasil ditangkap, Albiner Silalahi dan Ogi Sugiarto, Dede Permana alias Dower dan Jendri. Mereka tertangkap saat beraksi menjelang dini hari,” ungkap Kapolsek Bekasi Kota Komisaris Helmi pada wartawan, Jumat (17/1).

Helmi menyampaikan, peristiwa pencurian besi tersebut telah terjadi dua kali di dua tempat. Pertama, Selasa (31/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Workshop Proyek Becakayu Jalan KH Noer Ali, Bekasi Barat. Saat itu, lima orang tersangka, Albiner Silalahi alias Lala, Ogi Sugiarto, Dede Permana alias Dower, Marbun dan Barus mengambil besi-besi proyek yang disimpan di dalam workshop tersebut.

Namun, aksi mereka sempat ketahuan oleh petugas keamanan PT. Waskita Karya. Akhirnya, bersama dengan petugas kepolisian Polsek Bekasi Kota mereka ditangkap.

“Saat itu yang berhasil kami tangkap dua orang, Albiner Silalahi dan Ogi Sugiarto, sedangkan sisanya, Dower, Marbun dan Barus melarikan diri,” kata Helmi.

Peristiwa kedua, terjadi Selasa (15/1) kemarin, dini hari. Komplotan pelaku sama dengan tambahan personel. Tersangka Dower, Marbun, Barus membawa pelaku lain, Jendri, Yudi dan Edi. Mereka kembali melakukan pencurian besi-besi proyek di dalam Tol Japek KM 20, Bekasi.

Baca juga:  Pencurian Mobil Mewah Menggunakan Obat Tidur

Petugas patroli jalan tol mengejar para pelaku. Dua di antaranya berhasil ditangkap, Dower dan Jendri. Sedangkan, Barus, Yudi dan Edi berhasil melarikan diri.

Kepada penyidik, mereka mengaku kerap melancarkan aksinya di proyek-proyek tol dengan target besi. Hasil kejahatannya itu dijual kembali untuk kelangsungan hidup keluarga.

“Para pelaku setiap beraksi pada waktu dini hari atau dalam kondisi sepi ketika para pekerja proyek sebagian beristirahat tidur,” ujar dia.

Dari peristiwa ini, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah gunting besi warna merah panjang 80 sentimeter dengan gagang warna hitam. Selain itu, mobil pick up jenis Suzuki warna hitam bernomor polisi B 9218 UAP serta Besi Bekael yang berada di bak mobil pikap.

Akibat perbuatan pelaku, kerugian proyek mencapai Rp20 juta. Para pelaku disangkakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) butir ke 4 dan 5 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun penjara.(OL-5)

Baca Juga

MI/BARRY FATHAHILLAH

PDIP: Tak Perlu PSBL, Seluruh Wilayah Harus Diawasi Ketat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 07:38 WIB
Ia khawatir, dengan PSBL yang menyasar RW-RW yang masih berstatus zona merah nantinya akan mengendurkan pengawasan di wilayah...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Jangan Euforia Sambut Kenormalan Baru

👤Ins/Put/Ykb/J-1 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:50 WIB
“Masyarakat tidak perlu euforia saat new normal. Seperti kasus wabah flu Spanyol dulu, gelombang kedua terjadi karena masyarakat...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Urine Positif, Polisi Teliti Rambut Aktor DS

👤Tri/J-2 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:35 WIB
Penelitian rambut dan darah dimaksudkan untuk memperjelas sudah berapa lama aktor film Laskar Pemimpi itu mengonsumsi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya