Jumat 17 Januari 2020, 12:15 WIB

Jumlah Senjata Api yang Disita di Bandara AS Cetak Rekor

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Jumlah Senjata Api yang Disita di Bandara AS Cetak Rekor

AFP/SPENCER PLATT/GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Penumpang menjalani pemeriksaan di Bandara JFK, Amerika Serikat.

 

HAMPIR 4.500 senjata api ditemukan di pos pemeriksaan keamanan bandara Amerika Serikat (AS) pada 2019, menandai rekor baru. Hal itu dikatakan pihak berwenang, Rabu (15/1).

Angka tersebut adalah 5% kenaikan dari tahun sebelumnya dan merupakan yang tertinggi dalam sejarah 18 tahun Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA).

Dari 4.432 senjata api, yang ditemukan dalam barang bawaan dan juga penumpang, 87% dalam kondisi terisi peluru, kata TSA dalam sebuah pernyataan.

"Meningkatnya jumlah senjata api yang dibawa para pelancong ke pos pemeriksaan bandara sangat meresahkan," kata Administrator TSA David Pekoske.

Baca juga: Senat AS Siapkan Sidang Pemakzulan

Pistol ditemukan di pos pemeriksaan di 278 bandara di seluruh negara, dengan tingkat tertinggi terjadi di Atlanta sebanyak 323 pucuk, Dallas/Fort Worth (217), dan Denver (140).

Membawa senjata ke pos pemeriksaan adalah kejahatan dan dapat dihukum dengan denda hingga US$13.000. Namun, senjata dapat diangkut dalam bagasi terdaftar jika pemiliknya mengikuti protokol yang tepat.

Pada Juli, agen TSA di Baltimore menyita peluncur rudal yang ingin dibawa pemiliknya, anggota militer AS, sebagai suvenir dari Kuwait. Senjata itu tidak berfungsi, kata agen itu. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More