Jumat 17 Januari 2020, 08:15 WIB

Hari Ini, Siwi Widi Dijadwalkan Diperiksa Polisi

Antara | Megapolitan
Hari Ini, Siwi Widi Dijadwalkan Diperiksa Polisi

Instagram @siwi_widi_official
Siwi Widi (berkaos putih) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

 

POLDA Metro Jaya Jumat dijadwalkan akan memeriksa Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti untuk mengklarifikasi laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuatnya terhadap akun Twitter @digeeembok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, hingga saat ini, belum ada perubahan rencana dan pemeriksaan Siwi akan berlangsung sesuai yang dijadwalkan yakni pada pukul 10.00 WIB.

"Iya masih hadir kita tunggu saja bagaimana. Hari ini pemeriksaan pukul 10.00 WIB. Mudah mudahan ada kepastiannya nanti," ujar Yusri saat dikonfirmasi, Jumat (17/1).

Yusri mengatakan penyidik Polda Metro Jaya, hari ini, rencananya akan mendalami informasi seputar laporan yang dibuat Siwi namun belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca juga: Usut Fitnah Pemerasan Eks Kasat Reskrim Jaksel

Pemeriksaan terhadap Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti pada awalnya akan digelar pada Senin (13/1) namun batal karena yang bersangkutan sedang berada di luar negeri.

Polda Metro Jaya kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, menjadi hari ini, Jumat (17/1),

Kuasa hukum Siwi kemudian menyampaikan bahwa Siwi akan memenuhi panggilan kedua pada hari ini.

Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti melaporkan akun Twitter @digeeembok.id ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Pelaporan oleh Siwi Widi dipicu oleh cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @digeeembok.id yang menyebut Siwi Widi memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan direksi PT Garuda Indonesia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More