Kamis 16 Januari 2020, 20:42 WIB

Bertemu Mahfud, Dubes Tiongkok Luruskan Tudingan Pencurian Ikan

Cahya Mulyana | Internasional
Bertemu Mahfud, Dubes Tiongkok Luruskan Tudingan Pencurian Ikan

MI/Susanto
Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xiao Qian

 

POLEMIK laut Natuna utara mendapatakan respon dari pemerintah Tiongkok. Pihak Negeri Tirai Bambu menilai persoalan ini dapat dituntaskan tanpa menambah kegaduhan terlebih kabel diplomasi Indonesia-Tiongkok sangat kuat dan erat.

"Saya tidak tahu persis apa yang terjadi dengan situasi ini, tapi saya tahu isu ini antara kami dan menyelesaikan dengan baik. Menghandle dengan baik, kami juga bisa mendiskusikan dan membicarakannya, mencarikan solusinya," terang Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian usai menemui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD di kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Kamis (16/1).

Menurut dia, hubungan Indonesia dengan Tiongkok berjalan lebih erat terlebih saat kedua negara dipimpin oleh Presiden Jokowi dan Xi Jinping. Namun kondisi itu tak menjamin kemunculan masalah yang membuat perbedaan pandangan kedua pihak.

Untuk itu, kata dia, dirinya menemui Mahfud MD dan sejumlah pejabat pemerintah Indonesia lain untuk menyelesaikan persoalan di Natuna. Informasi yang menyebut adanya pencurian ikan oleh nelayan Tiongkok perlu diluruskan supaya tidak menambah kegaduhan dan mengganggu hubungan kedua negara.

"Kita bisa menjadi teman baik, menjadi tetangga yang baik, kita bisa mendiskusikan membicarakan tentang apapun dalam hubungan pertemanan dan kami bisa bedialog dan berbicara tentang bagaimana mencari solusi dari masalah ini, dengan jalan yang proper," paparnya.

Selain itu, Xiao mengatakan Tiongkok dan Indonesia akan lebih menggali potensi baru dalam kerja sama dalam bidang ekonomi. "Jadi kami akan melakukan hubungan lebih progresif diantara Tiongkok dan Indonesia," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More