Kamis 16 Januari 2020, 18:29 WIB

NasDem: Kenaikan Ambang Batas Parlemen Akan Kuatkan Demokrasi

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
NasDem: Kenaikan Ambang Batas Parlemen Akan Kuatkan Demokrasi

MI/MOHAMAD IRFAN
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad M Ali

 

WAKIL Ketua Umum DPP NasDem Ahmad HM Ali menyampaikan bahwa Partai NasDem setuju bila ambang batas parlemen dinaikkan. Hal itu disampaikannya saat menanggapi usulan PDI Perjuangan yang ingin menaikkan ambang batas parlemen dari 4% menjadi 5%.

"Kita ingin kualitas demokrasi kita makin baik, ya Partai NasDem sepakat untuk menaikkan parliamentary threshold di 2024. Bukan 5%, tapi 7%. 7% itu angka rasional untuk DPP NasDem, untuk kemudian kita ingin memperkuat konsolidasi partai," katanya saat ditemui di Akademi Bela Negara Partai NasDem, Jakarta, Kamis (16/1).

Jika ada partai yang mengatakan bahwa kenaikan ambang batas parlemen bakal mempersempit kontestasi pemilu, dikatakannya, setiap partai mempunyai argumentasi untuk kepentingan partainya. "Tapi Partai NasDem tidak semata-mata melihat kepentingan Partai NasDem, tapi untuk kepentingan demokrasi ke depan," jelasnya.

Menurutnya, kenaikan ambang batas bukan berarti membatasi partai untuk berkontestasi dalam pemilu. "Kita tidak membatasi. Orang silakan buat partai, nanti kontestasi, biar rakyat pilih. Ini kan menaikkan parliamentary threshold ini lebih menguatkan demokrasi kita ke depan," katanya.

Kenaikan ambang batas parlemen, disampaikannya, itu bukan merupakan suatu ancaman, melainkan konsekuensi bagi partai. Maka itu, kata dia, partai perlu melakukan konsolidasi. "Kita masih punya waktu yang cukup 4-5 tahun untuk melakukan konsolidasi," tandasnya. (OL-4)

Baca Juga

Anatar/RenoEsnir

Rapat Tertutup Komisi III-KPK: Bahas Kasus Hingga Izin Dewas

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 Juli 2020, 19:22 WIB
Ketua Komisi III Herman Hery usai rapat mengatakan kedua lembaga membahas mengenai sinergi KPK di bawah undang-undang baru dengan adanya...
MI/SUSANTO

Bentrok Penyelenggara Pemilu Terlalu Kerap

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 07 Juli 2020, 18:45 WIB
Wacana yang mengusulkan Bawaslu menjadi lembaga peradilan pemilu bisa mengakhiri perannya menjadi penyelenggara...
Antara

Sasaran Narasi Komunime: PDIP dan Pilpres

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Juli 2020, 18:38 WIB
Profesor riset bidang sejarah itu menilai kemunculan isu PKI persis sama dengan cara yang dulu dilakukan Soeharto yakni menjadikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya