Kamis 16 Januari 2020, 18:40 WIB

Spike Lee Presiden Cannes Pertama Bekulit Hitam

Fathurrozak | Weekend
Spike Lee Presiden Cannes Pertama Bekulit Hitam

Afp
Spike Lee setelah memenangi Oscar 2019.

SUTRADARA dan penulis skenario peraih Oscar, Spike Lee, ditunjuk menjadi Presiden Dewan Juri Festival Film Cannes 2020. Dipilihnya pria yang memenangi Oscar lewat kategori Best Adapted Screenplay untuk film "BLACKkKLANSMAN" pada 2019 itu membuat sejarah bagi Cannes karena merupakan kali pertama memiliki Presiden Dewan Juri berkulit hitam.

Dilansir Antara, penyelenggara festival, Thierry Fremaux mengatakan jika penunjukkan Lee bukanlah keputusan politik, melainkan "pesan universal".

Lee yang berbasis di Brooklyn ini memiliki hubungan yang kuat dengan Cannes sejak 1980-an dengan "She's Gotta Have It" dan "Do the Right Thing," yang menandai film pertamanya diputar dalam kompetisi tersebut. Film terakhir yang ia garap, "BlacKkKlansman," berkompetisi di Cannes pada tahun 2018 dan memenangkan Grand Prix, penghargaan bergengsi setelah Palme d'Or.

“Bagi saya, Festival Film Cannes (selain menjadi festival film paling penting di dunia) telah berdampak besar pada karir film saya,” kata Lee, dikutip dari Variety.

Lee memperjuangkan banyak pembuat film muda melalui karirnya, termasuk sutradara Ladj Ly, dengan debut featurenya “Les Miserables” yang berkompetisi di Cannes tahun lalu, dan masuk dalam nominasi Best International Feature Film di Oscar.

Tahun ini, Cannes akan berlangsung pada 12-23 Mei, sementara pemilihan resmi, serta anggota juri lainnya, akan diumumkan pada pertengahan April.

Film-film yang masuk ke Cannes tahun lalu, membawa hasil manis pada award season kali ini. Dengan "Parasite," "Once Upon a Time in Hollywood," "Pain and Glory," "Les Miserables" dan "For Sama" semuanya dinominasikan untuk Oscar. Secara total, film-film yang masuk Cannes telah mengumpulkan total 20 nominasi Oscar. (M-1)

 

Baca Juga

Antara

Ayo, Jelajahi Keindahan Indonesia dari Rumah

👤Abdillah Marzuqi 🕔Sabtu 04 April 2020, 12:50 WIB
Salah satu episode menceritakan sejarah dan budaya Kota Tarakan di Kalimantan...
 Olivier DOULIERY / AFP

Hati-hati, Jangan Sembarangan Gunakan Aplikasi Video Conference

👤Fetry Wuryasti 🕔Sabtu 04 April 2020, 09:30 WIB
Dengan jutaan orang yang bekerja dari rumah, departemen TI perusahaan tidak selalu dapat mengontrol aplikasi apa yang diinstal pada...
 AFP/Ismael Akbar /BUNDESWEHR German Army

Dilema di Tengah Pandemi, Antara Pengawasan dan Hak Privasi

👤Abdillah Marzuqi 🕔Sabtu 04 April 2020, 08:00 WIB
Hal yang paling dikhawatirkan oleh para pemerhati HAM adalah penyalahgunaan untuk kepentingan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya