Kamis 16 Januari 2020, 13:12 WIB

Timnas Perlu Perbaiki Mekanisme Training Center

Mohammad Ghazi | Sepak Bola
Timnas Perlu Perbaiki Mekanisme Training Center

Antara
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan (berkostum hitam)

 

MADURA United FC meminta Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengevaluasi mekanisme pemusatan latihan atau training center (TC). Mekanisme TC oleh Madura United dianggap tidak efektif dan cenderung merugikan klub sepak bola. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengatakan tim kontestan kompetisi merasa dirugikan oleh sistem TC yang diterapkan Timnas Indonesia. TC yang dilakukan berlangsung lama sementara kompetisi sedang berlangsung.

"Akhirnya klub kekurangan pemain karena harus mengikuti pelatihan hingga harus merekrut pemain usia dini untuk memenuhi kuota," kata Rahmad Darmawan, Rabu (15/1) malam.

Ia menilai, kualitas Tim Nasional semestinya bergantung pada kualitas kompetisi. Dan seharusnya Timnas mendorong perbaikan kualitas kompetisi untuk memperoleh pemain yang berkualitas tanpa harus merugikan klub. Pihaknya berharap induk sepakbola tanah air, khususnya regulator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar segera berbenah dan melakukan evaluasi terhadap mekanisme yang sudah berjalan.

"Regulator kompetisi harus paham pada FIFA Match Day, dan semua kebijakannya harus sinergis demi kebaikan bersama," katanya.

baca juga: Piala Afrika Kembali Digelar pada Januari-Februari untuk 2021

Di antara perbaikan yang dianggap Rahmad Darmawan harus diperbaiki adalah program TC yang selama ini digelar Timnas. Diharapkan kegiatan tersebut dilakukan dengan memprioritaskan kualitas pemain dan kompetisi. Dalam pandangannya, kualitas kompetisi akan mendongkrak kualitas timnas.

"Sebaik apapun program TC, kalau tidak didukung dengan kualitas kompetisi yang baik, akan sulit mendapatkan pemain berkualitas," kata Rahmad Darmawan. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More