Kamis 16 Januari 2020, 13:05 WIB

Gunung Ijen Keluarkan Gas Beracun

Usman Afandi | Nusantara
Gunung Ijen Keluarkan Gas Beracun

Antara
Gunung Ijen di Jawa Timur mengeluarkan gas beracun sejak dua hari lalu. Pendakian gunung tetap dibuka seperti biasa.

 

GUNUNG Ijen berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, Jawa Timur mengeluarkan gas beracun, Kamis (16/1). Kepala Pos Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Sigit Haribowo mengatakan keluarnya gas beracun tersebut rutnya terjadi sejak dua hari lalu.

"Mulai tanggal 13 Januari, dua hari iniinformasi dari BKSDA dengan dikuatkan laporan teman-teman di lapangan, yang saat itu tugas di atas," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia.

Ia menjelaskan keluarnya gas beracun tersebut karena intensitas hujan yang tinggi, serta pencahayaan sinar matahari yang kurang. Sehingga hal tersebut memicu Gunung Ijen mengeluarkan gas beracun.

"Intensitas hujannya terus menerus turun dan sedikit sekali terkena sinar matahari. Sehingga proses penguapannya berkurang karena kekurangan sinar matahari," jelasnya.

Meskipun Gunung Ijen sekang ini mengeluarkan gas beracun, aktivitas pendakian masih berjalan normal. Namun demikian wisatawan diimbau agar berhati-hati saat mendaki dan dilarang mendekat ke area api biru yang letaknya berada di bawah.

"Kalau aktivitas pendakian masih berjalan normal, tapi kami tetap melakukan imbauan kepada pengunjung supaya tidak memaksakan turun ke bawah mendekati api biru," tegas Sigit Haribowo.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak TWA ijen saat ini melakukan penjagaan secara ketat. Baik itu di pintu masuk maupuan di pos atas.

baca juga: Setiap Kecamatan di Kota Cirebon Diperintahkan Siaga

"Kita sudah melakukan penjagaan dari pintu masuk, dan juga ada petugas di atas untuk tidak mengizinkan turun ke bawah kepada pengunjung yang memaksa turun ke bawah. Kalau untuk penambang tetap beroperasi sampai sekarang, karena mereka sudah paham dan sudah profesional dalam bekerja," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Ardi Teristi

Pedagang Gudeg di Malioboro Mulai Jualan, tapi Sepi Pembeli

👤Ardi Teristi 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 21:00 WIB
Sutirah mengaku, sudah berjualan lesehan di Malioboro sejak 1989. Selama pandemi virus korona atau covid-19, ia libur berjualan sejak 20...
MI/Gabriel Langga

Pemkab Terapkan New Normal, Uskup Tetap Kebaktian Live Streaming

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 20:47 WIB
"Semua kegiatan gerejani yang melibatkan orang tetap ditiadakan. Mengingat, jumlah kasus covid-19 di Sikka tertinggi di NTT dengan 27...
antara

PSBB Malang Raya Berakhir Hari ini

👤RO/Micom 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 19:07 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan PSBB Malang Raya berakhir Sabtu (30/5) dan tidak akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya