Kamis 16 Januari 2020, 13:05 WIB

Pengamat Sebut Renstra Pendidikan Sudah tidak Efektif

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Pengamat Sebut Renstra Pendidikan Sudah tidak Efektif

Dok. Pribadi
Pengamat pendidikan Universitas Paramadina, Totok Amin Soefianto.

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyusun cetak biru/blue print atau kerap dikenal rencana strategi pendidikan di Indonesia. Kabar itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim di kantornya beberapa waktu lalu. Dia menuturkan, penyusunan cetak biru ditargetkan selesai dalam enam bulan.

Pengamat pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefianto menjelaskan cetak biru atau yang juga dikenal dengan rencana strategis (renstra) pendidikan merupakan kerangka perencanaan yang disusun agar sistem pendidikan berjalan sesuai target.

Namun dia menilai, penyusunan ini sudah tidak lagi efektif. Karena, kata Totok, di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, perubahan cepat sekali terjadi.

“Di era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex and Ambiguous) atau disrupsi saat ini, perencanaan itu menjadi absurd. Kita baru merencanakan, (sedangkan) konteks dan lingkungan global berubah cepat sekali,” kata Totok kepada Media Indonesia, Rabu (15/1).

Baca juga:  Mendikbud Diminta Bentuk Direktorat Naungi Pendidikan Nonformal

Totok menjelaskan penyusunan renstra diadopsi dari ilmu manajemen. Dalam setiap kegiatan, perlu ada perencanaan sebelum aksi dan evaluasi karena kegiatan atau program menggunakan sumber daya yang terbatas. Sehingga diperlukan perencanaan agar tepat sasaran dan efisien.

Oleh karena itu, Totok menyarankan pemerintah membuat visi pendidikan ke depan dibanding menyusun cetak biru. Menurutnya, visi lebih bertahan lama dan sesuai dengan era disrupsi yang penuh dengan ketidakpastian.

“Visi lebih awet daripada perencanaan yang kaku. Visi lebih menitikberatkan outcomes, apa hasil dari pendidikan kita?” tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA

BPJS Kesehatan Tunggu Perpres Baru Terkait Iuran JKN

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 02 April 2020, 13:58 WIB
Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan pihaknya telah mempelajari dan siap menjalankan putusan MA...
ANTARA

Dua Gempa Bumi di Maluku dan Bali tak Berpotensi Tsunami

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 02 April 2020, 13:38 WIB
Hasil analisis BMKG terhadap gempa di Laut Banda menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo...
Medcom.id/M Rizal

BMKG Catat 8 Gempa Tektonik Signifikan di Akhir Maret

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 02 April 2020, 13:27 WIB
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyebut aktivitas gempa tektonik ini dipicu oleh adanya aktivitas sumber...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya