Kamis 16 Januari 2020, 11:15 WIB

Pertamina Tanda Tangani MoU dengan Perusahaan Minyak ADNOC

Hilda Julaika | Ekonomi
Pertamina Tanda Tangani MoU dengan Perusahaan Minyak ADNOC

ANTARA/Dedhez Anggara
Pekerja memeriksa fasilitas pengolahan di Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

 

PT Pertamina dan Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi ADNOC bersepakat menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menggali lebih lanjut potensi pengembangan Kompleks Kilang Terintegrasi Petrokimia di Balongan, Jawa Barat. MoU dilakukan di Abu Dhabi, UEA, Minggu (12/1) lalu.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan MoU itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Comprehensive Strategic Framework (CSF) yang ditandatangani kedua belah pihak pada Juli 2019.

MoU dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak dan gas, baik di UEA, Indonesia, atau pun internasional.

Baca juga: SKK Migas Luncurkan Perizinan Satu Pintu

Lebih lanjut, Nicke menjelaskan, sebagai hasil diskusi intensif tersebut, Pertamina dan ADNOC berhasil meningkatkan kesepakatan ke arah yang lebih strategis dan spesifik. Di antaranya untuk mengevaluasi potensi pengembangan Crude to Petrochemicals Complex di Balongan.

Sebagai langkah awal, kedua belah pihak akan mempelajari dan mendalami usulan struktur bisnis dan konfigurasi teknis atas pengembangan kilang tersebut.

“Pertamina membuka diri untuk strategic partnership. Potensi kolaborasi dengan ADNOC akan memperkuat langkah bisnis Pertamina khususnya dalam mengoptimalkan pengembangan kilang petrokimia di Balongan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang bernilai tinggi serta memenuhi permintaan produk petrokimia dalam dan luar negeri terutama polyolefin," ujar Nicke melalui rilis yang Media Indonesia terima, Kamis (16/1).

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Pertamina dan ADNOC juga menandatangani perjanjian pasokan Liquified Petroleum Gas (LPG).

Dengan demikian, pada 2020, ADNOC akan menyediakan LPG sampai dengan 528.000 MT LPG untuk Pertamina dalam rangka mengamankan kebutuhan LPG dalam negeri.

“Transaksi ini juga efektif karena sumbernya langsung dari produsen,” ujar Nicke.

Sebagai informasi, untuk LPG, ADNOC juga dikenal sebagai salah satu perusahaan migas yang memproduksi LPG terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai lebih dari 10 juta MT per tahun untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar internasional. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More