Kamis 16 Januari 2020, 07:15 WIB

DPRD Usul PKL di Jalan Sabang Direlokasi ke Thamrin 10

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DPRD Usul PKL di Jalan Sabang Direlokasi ke Thamrin 10

MI/ANDRI WIDIYANTO
Sejumlah pedagang kaki lima (pkl) tengah mempersiapkan lapaknya di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Rabu (15/1)

 

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi PAN Zita Anjani mengusulkan agar para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Sabang dipindahkan ke tempat kuliner Thamrin 10, Jakarta Pusat.

"Kalau ada PKL yang baru datang, lebih baik ditempatkan di Thamrin 10 atau kawasan lain. Lebih rapi justru. PKL baru boleh (berjualan), tapi harus ada tempatnya. Jadi, enggak boleh di jalanan yang memang sudah ada usahanya," tutur Zita, Rabu (15/1).

Zita mengatakan kondisi di Jalan Sabang sudah macet dengan banyaknya kendaraan serta keberadaan PKL.

Terlebih, rencana pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta yang mengajukan konsep bahwa di satu sisi trotoar di sepanjang Jalan Sabang akan diisi PKL.

Baca juga: Penataan Jalan Sabang Ditolak, Wawali Jakpus: Baru Kajian Kok

“Kalau sudah crowded (semrawut) jangan tambah crowded lagi. Kalau ada mobil, motor pasti ada preman. Nah, kalau sudah ada preman enggak aman. Orang enggak bakal mau datang. Siapa yang rugi? PKL rugi, pengusaha rugi, semuanya rugi," jelas Zita.

Ia menuturkan para pemilik usaha di sepanjang Jalan Sabang merasa dirugikan karena adanya PKL tersebut. Lahan parkir yang ada, kata Zita, diokupasi PKL. Ia pun meminta Pemprov DKI mengkaji lebih dalam soal penataan PKL di jalan tersebut.

"Penataannya boleh, tapi harus dilihat segi komperhensifnya. Ada wilayah yang bisa (digunakan PKL berjualan) seperti Thamrin, atau di Sudirman itu cakep," kata Zita.

"Jadi, harus ada penataan khususnya kawasan ekonomi yang strategis di Jakarta. Itu harus ditata. Supaya jadi pusat perekonomian. Kita akan panggil pihak eksekutif, ayo kita rencanakan bersama sama. Ini sesuatu yang positif," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengusaha di Jalan Sabang, Ganefo Dewi Sutan, khawatir dengan penataan trotoar yang dilakukan Pemprov DKI. Jumlah pengunjung diyakini akan berkurang akibat ruang jalan yang sempit.

"Trotoar yang saat ini sudah lebar, mau dilebarkan lagi untuk PKL dan parkir. Kalau dilaksanakan, ini mengurangi kapasitas parkir, mempersulit calon konsumen dan otomatis mengurangi kunjungan karena sulit cari parkir,” kata Ganefo. (OL-2)

Baca Juga

Antara

14 Stadion Sepak Bola Bekasi Bakal Direvitalisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 23:00 WIB
Pekerjaan revitalisasi stadion sepak bola itu meliputi penataan rumput dan tribun penonton hingga penambahan fasilitas serta sarana dan...
ANTARA

Pemkab Bogor Terus Lakukan Upaya Atasi Masalah Banjir

👤Dede Susianti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:02 WIB
BBWS dan Kementerian PUPR diharapkan segera menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Cileungsi, karena keduanya berada di Kabupaten Bogor,...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Kepulan Asap Masjid Istiqlal Akibat Kabel Listrik Terbakar

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:45 WIB
Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawah tanah terbakar pada Minggu (25/10)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya