Rabu 15 Januari 2020, 21:13 WIB

DPP PDIP Batasi Akses Wartawan untuk Peliputan

Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum
DPP PDIP Batasi Akses Wartawan untuk Peliputan

MI/MOHAMAD IRFAN
Kantor DPP PDI Perjuangan di Menteng, Jakarta Pusat.

 

SEJAK terkuaknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan kantor DPP PDIP membatasi akses media untuk kegiatan peliputan. Kantor DPP PDIP sendiri sebelumnya gagal digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari pantauan Medcom.id, gerbang masuk motor dijaga tiga orang penjaga keamanan. Saat hendak masuk, ditanyai asal media dan nama wartawan. Daftar nama-nama wartawan dan media yang tidak tercantum tidak diperkenankan masuk.

Padahal, PDIP mengundang media untuk meliput dengan agenda konferensi pers terkait penggeledahan kantor DPP oleh KPK. Undangan disebar melalui grup-grup wartawan.

Baca juga: PDIP tidak Boleh Tolak Penggeledahan KPK

Selain Media Indonesia, Medcom.id, sejumlah media mainstream lain pun tidak diperkenankan masuk. Alasannya, karena tak terdaftar dalam undangan.

"Hubungi orang DPP dulu deh mas, saya perintahnya hanya nama dan media yang di kertas saja yang boleh masuk," kata salah satu petugas tersebut di lokasi, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.

Media yang sudah terdaftar diberikan akses masuk melalui pintu tengah yang dijaga oleh salah satu petugas.

Para pewarta menanyakan alasan penolakan sejumlah media meliput. Padahal, sebelum ada kasus OTT yang menyeret nama kader PDIP, setiap undangan konferensi pers para jurnalis untuk masuk kedalam gedung hanya cukup memperlihatkan kartu id (id press) dari masing-masing media. (Dhk/Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

Anatar/RenoEsnir

Rapat Tertutup Komisi III-KPK: Bahas Kasus Hingga Izin Dewas

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 Juli 2020, 19:22 WIB
Ketua Komisi III Herman Hery usai rapat mengatakan kedua lembaga membahas mengenai sinergi KPK di bawah undang-undang baru dengan adanya...
MI/SUSANTO

Bentrok Penyelenggara Pemilu Terlalu Kerap

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 07 Juli 2020, 18:45 WIB
Wacana yang mengusulkan Bawaslu menjadi lembaga peradilan pemilu bisa mengakhiri perannya menjadi penyelenggara...
Antara

Sasaran Narasi Komunime: PDIP dan Pilpres

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Juli 2020, 18:38 WIB
Profesor riset bidang sejarah itu menilai kemunculan isu PKI persis sama dengan cara yang dulu dilakukan Soeharto yakni menjadikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya