Rabu 15 Januari 2020, 18:58 WIB

Dirut Jasa Raharja: Holding Asuransi Tidak Libatkan Jiwasraya

Faustinus Nua | Ekonomi
Dirut Jasa Raharja: Holding Asuransi Tidak Libatkan Jiwasraya

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo Slamet

 

DIREKTUR Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo Slamet mengungkapkan bahwa pihaknya dilibatkan untuk membahas pembentukan holding BUMN asuransi. Holding tersebut nantinya akan diikuti 4 perusahaan asuransi plat merah tanpa melibatkan Jiwasraya.

"Ada Jasa Indonesia, Jamkrindo, Asprindo, Jasa Raharja. Holdingnya Bahana. Gak ada (Jiwasraya), cuma itu (4 asuransi) yang saya bilang," katanya di komplek Kementerian BUMN, Jakarta (15/1).

Menurutnya, pembahasan holding asuransi saat ini sudah memasuki tahap rencana anggaran kegiatan (RAK) antar lembaga. Sementara PT Bahana akan menjadi induk dari perusahaan asuransi plat merah.

"Kita dilibatkan untuk pembentukan holding perasuransian dan penjaminan, dan sudah proses ke RAK antarlembaga dan sebagainya," imbuhnya.

Baca juga: Erick Targetkan Holdingisasi Jiwasraya Dimulai Bulan Depan

Adapun, dia mengakui mendapat arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir agar memastikan investasi perusahaan berada di jalur yang benar. Dirinya diingatkan untuk lebih hati-hati, sehingga tidak mengulang kesalahan investasi seperti pada kasus Jiwasraya.

"Yang jelas bagaimana beliau mengingatkan masalah investasi harus lebih prudent ya. Betul-betul menempatkan investasi yang memang blue chip jadi gak ada yang memang gitu (saham gorengan)," tambahnya.

Budi juga mengatakan, dengan kejadian yang menimpa Jiwasraya pihaknya akan lebih meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, arahan dari Pemerintah seperti Kementeriam dan OJK serta komisarisnya akan selalu menjadi pertimbangan perusahaan dalam melakukan investasi ke depan.

Sebwlumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengakatakn akan mempercepat proses holdingisasi asuransi BUMN. Hal itu untuk membantu penyelesaian masalah Jiwasraya.(OL-4)

Baca Juga

Ist/DPR

Roadmap Industri Hasil Tembakau (IHT) Harus Komprehensif 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 22:06 WIB
Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa industri hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu industri strategis nasional yang mempunyai andil...
Istimewa

Salma Markets Lebarkan Pasar ke Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 20:50 WIB
DI tengah kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Salma Market justru melebarkan sayapnya ke...
Antara/Prasetyo Utomo

Target Produksi Batu Bara Adaro Turun Jadi 52-54 Juta Ton

👤Suryani Wandari Putri 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 19:30 WIB
Target baru untuk produksi batu bara turun sekitar 10% dibandingkan tahun 2019 secara tahunan, terutama didorong oleh penurunan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya