Rabu 15 Januari 2020, 22:00 WIB

Ada MiLearn, Manulife Dongkrak Kinerja Agen

MI | Ekonomi
Ada MiLearn, Manulife Dongkrak Kinerja Agen

Ilustrasi
Asuransi

 

DI era teknologi digital saat ini, agen asuransi bukan hanya dituntut mampu menjual produk asuransi, melainkan juga harus piawai dan bergaul erat dengan dunia digital agar tidak tertinggal. Karena itulah, awal tahun ini Manulife Indonesia meluncurkan aplikasi MiLearn.

MiLearn merupakan aplikasi pelatihan digital yang sangat berguna untuk tenaga pemasar baik agen maupun financial specialist Manulife. Aplikasi ini dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan mengakses aplikasi itu setiap saat, melalui gadget.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Ryan Charland di Jakarta pekan lalu mengatakan kehadiran MiLearn diharapkan dapat memudahkan tenaga pemasar menjalankan peran mereka dalam memberi solusi perencanaan keuangan profesional dan berkualitas kepada seluruh nasabah.

Director and Chief Operating Officer Manulife Indonesia Hans De Waal mengatakan aplikasi MiLearn ini merupakan alat untuk membantu para agen dalam melayani nasabah.  Dia mengatakan saat ini Manulife Indonesia memiliki 2,5 juta nasabah dan 7.000 agen di seluruh Indonesia.

“Materi dalam aplikasi MiLearn ini lebih detail dan komplit. Kami harapkan para agen bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan lebih baik sehingga mereka juga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi nasabah,” jelasnya.

Kehadiran MiLearn mendapat respons positif dari para agen Manulife. Goppy Hutasoit yang sudah menjadi agen Manulife sejak 1 Juli 2005, mengakui aplikasi MiLearn sangat membantu pekerjaannya.
“Saya menjadi semakin percaya diri setelah menggunakan MiLearn,” ujar Goppy.

Dia mengatakan lewat aplikasi MiLearn, ia bisa belajar kapan saja dan di mana saja. Dia juga dapat mengikuti semua materi pelatihan dan mengulanginya kembali jika diperlukan tanpa harus bertatap muka dengan trainer di ruang kelas.

“Waktu menjadi efisien. Dulu, harus ikut training tujuh hari dan harus menguasai semua materi. Sekarang, bisa menyesuaikan waktu untuk mempelajari materi pelatihan di aplikasi MiLearn tanpa mengganggu aktivitas kita,” jelasnya.

Goppy menambahkan, aplikasi itu juga meningkatkan kinerjanya dalam pemasaran produk. “Saya malah bisa cepat closing,” tambahnya. (RO/E-3)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Petani Malangbong Garut Siap Panen Jagung Seluas 1.523 Ha

👤mediaindoensia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 12:53 WIB
Dinas Pertanian Malangbong bersama dengan pemerintah daerah yang berkaitan juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area...
DOK KEMENTAN

Produksi Padi Aman, Harga Beras Stabil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 12:17 WIB
Akan ada surplus 2,8 juta ton beras untuk produksi di bulan April...
DOK KEMENTAN

Kementan Jaga Supply-Demand Ayam Ras Seimbang Saat Wabah Covid-19

👤Denny Parsaulian S 🕔Sabtu 04 April 2020, 12:04 WIB
Ditjen PKH akan terus mendorong integrator untuk mengoptimalkan pemotongan di RPHU, dengan cara menambah waktu pemotongan operasional...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya