Rabu 15 Januari 2020, 13:36 WIB

Disdukcapil Karawang Kirimkan Dokumen Langsung Ke Warga

Cikwan Suwandi | Nusantara
Disdukcapil Karawang Kirimkan Dokumen Langsung Ke Warga

MI/Cikwan Suwandi
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan

 

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Jawa Barat anggarkan Rp910 juta untuk pendistribusian hasil pelayanan dokumen kependudukan. Program pengantaran dokumen langsung ke alamat rumah warga tersebut sebagai inovasi pelayanan di Tahun 2020.

"Sebelumnya kita sudah menguji coba di beberapa kecamatan. Di antaranya kecamatan Karawang Barat, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Klari dan Cikampek. Di Tahun 2020, ini seluruh kecamatan," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan kepada Media Indonesia, Rabu (15/1).

Yudi mengatakan program pengantaran dokumen kependudukan itu bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan hanya perlu membawa persyaratan ke kecamatan. Kemudian setelah jadi, dokumen yang dibutuhkan warga akan diantar langsung ke rumahnya sesuai dengan alamat.

"Jadi sudah ada petugas pos yang standby di kecamatan. Setiap minggu mereka akan mengirimnya. Jika ada keluhan pengiriman tidak datang, warga bisa langsung komplain ke petugas pos di kecamatan," terang dia.

Ia menjelaskan dokumen-dokumen kependudukan tersebut di antaranya adalah Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP (Suket).

"Kami ingin membuktikan jika negara begitu dekat dengan warga. Warga tidak perlu bolak-bali ke kecamatan. Tinggal tunggu di rumahnya," katanya.

Yudi menyebutkan untuk anggaran Rp910 juta itu peruntukannya kebutuhan materai untuk surat menyurat dan biaya pengiriman yang dikerjasamakan dengan PT Pos Indonesia.

"Memang anggarannya Rp910 juta, tetapi pembayarannya nanti sesuai dengan tagihan dari Kantor Pos. Sebulannya itu berapa, tidak menutup kemungkinan akan menyisakan anggaran. Nanti tinggal kita kembalikan ke kas daerah. Seperti uji coba tahun 2019, tagihan Kantor Pos pada November itu Rp7 juta, lalu untuk tagihan pada Desember Rp3 juta," terangnya.

baca juga: Figur NU Diharapkan Muncul Dalam Pilkada Kalsel

Program inovasi pelayanan publik itu sebagai bentuk tuntutan Pemerintah. Terbukti dengan inovasi pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karawang mendapatkan reward dengan kepercayaan pendistribusian KIA sebanyak 78 ribu blanko di Tahun 2019.

"Kemudian kita juga mendapatkan penghargaan pelayanan inovatif di Tahun 2019 oleh Kemenpan RB," terangnya. (OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Rusman

Bupati Anton: Para Perantau Jangan Pulang Dulu ke Flotim

👤Ferdinandus Rabu 🕔Sabtu 04 April 2020, 13:17 WIB
Menurut Bupati Flores Timur banyak warga perantau dari Malaysia yang sudah melakukan eksodus dan hendak kembali ke...
MI/Haryanto

Seluruh Desa di Jawa Tengah Harus Sedia Ruang Isolasi

👤Haryanto 🕔Sabtu 04 April 2020, 13:11 WIB
Dua desa yang dicek Ganjar adalah Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru dan Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Dua desa itu...
MI/Palce Amalo

Aktivitas Perekonomian di Kupang masih Normal

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 04 April 2020, 13:06 WIB
Di tengah pandemi covid-19, seperti di Pasar Oeba dan Pasar Kasih, dua dari sejumlah pasar tradisonal terbesar di Kota Kupang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya