Rabu 15 Januari 2020, 13:16 WIB

Koster Ajak Warga Bali Lindungi Sumber Mata Air

Arnoldus Dhae | Nusantara
Koster Ajak Warga Bali Lindungi Sumber Mata Air

Antara
Masyarakat membersihkan diri di i Pura Tirta Empul, Kabupaten Gianyar, Bali. Pemprov Bali mengajak masyarakat melindungi sumber mata air.

 

GUBERNUR Bali, I Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi sumber-sumber mata air yang ada di Bali. Hal ini sejalan dengan visi Nangun Sat kerthi Loka Bali yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam Bali beserta isinya.

Sebagai langkah konkret awal, pihaknya saat ini sedang gencar menyusun dan menggodok regulasi terkait  perlindungan mata air, sungai, danau dan pantai di Bali. Dengan demikian diharapkan segala sumber air yang ada di Pulau Dewata akan terjaga.

"Kita akan kampanyekan ini melalui berbagai gerakan, dan juga aksi nyata yang melibatkan berbagai pihak. Hingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Bali mengenai pentingnya keberadaan sumber-sumber air di Bali," kata Wayan Koster, saat berbicara di hadapan alumni SMAN Singaraja, Rabu (15/1).

Upaya ini menurut Gubernur Koster selain untuk menjaga pelestarian lingkungan, dimaksudkan untuk menyediakan bahan baku air bersih yang sehat dan berkualitas kepada masyarakat Bali.

"Kita ingin menjaga dan menghidupkan kembali mata air, danau dan sungai-sungai di Bali. Agar menghasilkan air yang bersih, berkualitas dan sehat bagi masyarakat," ujarnya.

Koster mengajak para alumni sekolah menengah tingkat atas tertua di Bali-Nusra yang akan mengadakan reuni tersebut, turut serta berperan aktif mengimplementasikan program-program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terutama di bidang lingkungan.

baca juga: Disdik Flores Timnur Validitasi Data Sekolah Terkait Dana BOS

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Singaraja (Ikamasa) Prof I Gede Pitana mengatakan reuni lintas generasi yang rencananya akan dihelat medio November 2020 ini diharapkan menjadi momen yang luar biasa untuk menggemakan lagi peran sekolah yang banyak menelurkan tokoh Bali dan nasional tersebut.

"Tentu kita integrasikan juga dengan program-program Pemprov Bali. Karena kita juga ingin berperan nyata dalam pengimplementasian program tersebut," kata Pitana. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More