Rabu 15 Januari 2020, 12:57 WIB

Ada Kiriman Obat Diare untuk KPK

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Ada Kiriman Obat Diare untuk KPK

MI/Dhika Kusuma Winata
Sejumlah aktivis antikorupsi dan pemilu mengirimkan obat diare untuk KPK

 

SEJUMLAH aktivis antikorupsi dan pemilu menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mengirimkan obat antidiare dan obat masuk angin kepada komisioner KPK sebagai simbol dukungan agar lembaga antirasuah tidak melempem dalam mengusut kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku.

"Obat diare kami berikan kepada masing-masing komisioner KPK untuk memastikan bahwa KPK akan menuntaskan kasus OTT komisioner KPU yang juga diduga melibatkan partai politik," kata pendiri Lingkar Madani Ray Rangkuti di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/1).

Tokoh yang juga hadir dalam penyerahan obat tersebut antara lain Koordinator Komite Pemilih Indonesia Jeirry Sumampow, Manajer Riset Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Badi'ul Hadi, Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta dan analis politik Exposit Strategic Arif Susanto.

Baca juga: PDIP tidak Boleh Tolak Penggeledahan KPK

Mereka berharap KPK tidak melempem dalam menangani kasus suap komisioner KPU. Terlebih, dalam kasus itu disebut-sebut juga berkaitan dengan petinggi parpol.

"Komisioner KPK jangan sampai kena diare dalam mengusut OTT yang. Kami menunggu langkah tegas KPK. Seperti kita tahu, KPK dalam langkahnya ada rencana penyegelan partai politik yang sampai sekarang kita tidak tahu kapan dilakukan," imbuh Ray merujuk gagalnya tim KPK menyegel kantor DPP PDIP pekan lalu.

Hingga hari ini, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Sebagai penerima ialah Wahyu Setiawan selaku komisioner KPU, Agustiani Tio Fridelina selaku orang kepercayaan Wahyu yang juga mantan anggota Badan Pengawas Pemilu. Agustiani juga pernah tercacat sebagai caleg PDIP pada pemilu lalu.

Adapun sebagai pemberi yang ditetapkan tersangka ialah kader PDIP Harun Masiku dan Saeful Bachri yang diduga staf di DPP PDIP. Sama halnya dengan Agustiani, Saeful juga tercatat menjadi caleg PDIP pada pemilu lalu.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More