Rabu 15 Januari 2020, 11:04 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Pakistan Dan Afganistan, Ratusan Orang Tewas

Rifaldi Putra Irianto | Internasional
 Cuaca Ekstrem Landa Pakistan Dan Afganistan, Ratusan Orang Tewas

Banaras KHAN / AFP
Sejumlah pekerja duduk di luar toko yang tutup akibat longsor salju parah di Khanozai, wilayah utara Provinsi Quetta (14/1).

 

Lebih dari 130 orang dilaporkan tewas akibat longsor salju, banjir dan cuaca ekstrem, yang melanda Pakistan dan Afganistan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data yang diterima AFP dari pejabat setempat, sekitar 93 orang tewas dan 76 orang lainnya terluka di Pakistan. Sementara itu, 39 orang dilaporkan tewas di Afganistan.

Otoritas Manajemen Bencana Pakistan mengatakan wilayah Kashmir, Pakistan, merupakan daerah paling parah terdampak cuaca buruk. Sekitar 62 orang dinyatakan meninggal dan 10 orang dilaporkan hilang. Di sebuah desa di Neelum, Pakistan, hujan lebat memicu terjadinya longsor salju dan menewaskan setidaknya 19 orang.

"Hujan salju parah dan tanah longsor di Azad Jammu dan Kashmir menyebabkan petaka dan kematian," bunyi cuitan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, dalam akun media sosialnya.
 
Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, pemerintah setempat sudah mengambil sejumlah langkah antisipasi. Termasuk menutup sejumlah sekolah dan beberapa jalan di wilayah pegunungan. Menuju ke barat daya tepat di Provinsi Balochistan, setidaknya 31 orang tewas dalam Insiden cuaca buruk ini.

"Kebanyakan dari mereka yang meninggal adalah perempuan dan anak-anak," ujar seorang Pejabat Otoritas Menejemen Bencana Provinsi, Mohammad Younus.

Sementara itu, di sebrang perbatasan Afganistan, lebih dari 300 rumah hancur. Sebagian rusak akibat hujan salju lebat dan hujan yang mulai melanda dua minggu lalu.

Menurut laporan pejabat setempat, satu keluarga yang terdiri dari tujuh anggota keluarga tewas mengenaskan di wilayah Herat, Afganistan, akibat tertimpa atap rumah yang ambruk. Dilaporkan juga lima tentara dan seorang anggota pasukan keamanan terbatas tewas di sepanjang perbatasan yang membagi wilayah Himalaya India dan Pakistan.

"Lima tentara dan seorang anggota pasukan keamanan perbatasan tewas dalam longsor salju di jalur kontrol," ujar Juru Bicara Militer yang berbasis di Srinagar, Kolonel Rajesh Kalia.(OL-12)

Baca Juga

AFP/Catherine LAI

Meski Ada Covid-19, Clubing Jalan Terus di Singapura

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 April 2020, 12:59 WIB
Klub malam kenamaan di Singapura, Zouk, menggelar pesta 'cloud-clubbing' dengan menyiarkan penampilan langsung enam DJ secara...
AFP/HAZEM BADER

Kerja Sama Israel-Palestina Diuji Peningkatan Kasus Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 02 April 2020, 12:28 WIB
Kemudian muncul sebuah video yang memperlihatkan pekerja Palestina yang sakit diterlantarkan di sebuah pos pemeriksaan oleh otoritas...
AFP/STR / JIJI PRESS

Janjikan Masker Kain, PM Jepang Jadi Bahan Cemoohan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 April 2020, 12:07 WIB
Masker itu dihargai masing-masing sekitar 200 yen. Itu berarti janji Abe itu akan memakan biaya sebesar 40 juta yen minus ongkos...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya