Rabu 15 Januari 2020, 08:45 WIB

Curah Hujan Tinggi, DPR Minta Kemensos Tingkatkan Kesiapsiagaan

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Curah Hujan Tinggi, DPR Minta Kemensos Tingkatkan Kesiapsiagaan

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Air merendam pemukiman warga di kawasan di RT 07 RW 01, Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

 

DALAM Rapat Dengar Pendapat bersama Mensos dan Kepala BNPB terkait penanganan dan penanggulangan bencana, Komisi VIII DPR meminta Kemensos dan BNPB meningkatkan kesiapsiagaan dengan segala sumber daya yang dimiliki untuk antisipasi kemungkinan bencana yang masih berlanjut.

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, dalam pertemuan itu, Komisi VIII DPR RI mengapresiasi respon Kementrian Sosial dan BNPB khususnya pada penanganan serta penanggulangan banjir yang melanda Jabodetabek.

"Komisi VIII juga berharap agar daerah lain di luar Jakarta juga mendapatkan perhatian yang sama dengan tidak hanya memfokuskan di wilayah Jakarta. Tetapi di luar Jakarta juga harus mendapatkan respon dan perhatian yang serupa," kata Juliari di Gedung DPR, Selasa (14/1).

Sementara itu, Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kementerian Sosial menjangkau 15 titik dengan jumlah penyintas sebanyak 44.434 Jiwa yang menjadi korban banjir di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Mensos menyebut Tim LDP yang bertugas di lapangan terdiri dari Tim LDP Kemensos yang berkolaborasi dengan relawan lainnya.

“Mereka melaksanakan kegiatan LDP sejak awal kejadian yang berfokus pada upaya perlindungan awal, membantu Tim Evakuasi dan bergerak di dapur umum," paparnya

Tim LDP bertugas memulihkan kondisi psikologis korban bencana mulai dari anak-anak sampai lanjut usia, berbagai kegiatan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada korban.

“Tim LDP mendampingi anak anak dan kelompok rentan, mereka bermain dan bernyanyi bersama," sebutnya

Seperti diketahui banjir melanda beberapa daerah di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten

"Berdasarkan data BMKG, hujan saat momen Tahun Baru yang melanda sebagian besar Jawa bagian Barat-Utara sangat ekstrem sehingga menyebabkan banjir besar yang merata di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung Barat, bahkan Cikampek, dan Cipali. Hujan kali ini bukan hujan biasa," terangnya

Ketika terjadi bencana, Menteri Sosial langsung menginstruksikan pengerahan Tagana dan Tim KSB untuk melakukan pendataan korban, evakuasi korban ke tempat aman khususnya kepada kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok khusus lainnya.

Langkah berikutnya yang dilakukan Kementerian Sosial, menurut Mensos adalah melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana alam yang bersumber dari Gudang Pusat Kemensos dan Gudang Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi penyintas, Kementerian Sosial langsung mendirikan dapur umum di 24 titik yang dikelola oleh Tagana dan KSB.

Mensos juga mengungkapkan bahwa sampai dengan 13 Januari 2020 masih terdapat 26.463 jiwa yang bertahan di pengungsian. “Ini trennya menurun. Di DKI paling sedikit, 248 jiwa. Jawa Barat 21.109 jiwa. Banten 5.106 jiwa," lanjutnya.

Selain itu, Juliari juga menyebutkan data rumah rusak 3.245 unit. Masing-masing rumah rusak berat 1.607 unit, rusak sedang 89 unit, rusak ringan 995 unit.

Raker yang membahas penanganan dan penanggulangan bencana ini juga dihadiri Kepala BNPB Doni Monardo.

"Pada hari ini, Selasa (14/1), Komisi VIII DPR RI menyelenggarakan raker dengan Mensos dan Kepala BNPB dengan agenda pembahasan penanganan dan penanggulangan bencana dan kita lanjutkan dengan membahas isu-isu aktual lainnya," jelas Ketua Komisi VIII Yandri Susanto.

Dalam paparannya, Mensos juga meminta ditayangkan dua video kunjungan kerja Menteri Sosial bersama Komisi VIII DPR RI.

“Ini adalah video kunjungan Ibu Selly dan Ibu Diah Pitaloka, saya sampaikan apresiasi karena telah bersama dengan Tim Kemensos menjangkau daerah terpencil yang dilanda bencana di daerah Sukajaya Jawa Barat," ungkap Mensos.

Kemudian video yang kedua adalah video kunjungan Mensos bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadzily dan Anggota Komisi VIII Marwan Dasopang di wilayah DKI Jakarta.

Dalam video ditampilkan Mensos Bersama Komisi VIII DPR RI meninjau dapur umum di daerah Cawang, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pemukiman yang tergenang air di Kampung Pulo Jakarta Timur.

Selanjutnya meninjau lokasi pengungsian di salah satu Masjid yang berlokasi di salah satu universitas di wilayah Jakarta Timur,

“Di lokasi ini kami langsung menyerahkan santunan ahli waris bagi korban yang meninggal dunia," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More