Rabu 15 Januari 2020, 08:00 WIB

Asap Kebakaran Hutan Ganggu Babak Awal Australia Terbuka

Antara | Olahraga
Asap Kebakaran Hutan Ganggu Babak Awal Australia Terbuka

Tangkapan layar dari nbcnews.com
Petenis Slovenia Dalila Jakupovic dibantu meninggalkan lapangan setelah kesulitan bernafas di babak kualifikasi Australia Terbuka.

ASAP dari kebakaran hutan dahsyat mengganggu turnamen tenis Australia Terbuka, Selasa (14/1), dengan seorang peserta kualifikasi mengundurkan diri karena kesulitan bernapas. Adapun Eugenie Bouchard membutuhkan perhatian medis dan pemain lainnya berjuang keras menghadapi polusi.

Kualitas udara di Melbourne, yang biasanya dinilai sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia, menjadi yang terburuk di planet ini dan digambarkan sebagai berbahaya oleh otoritas kota.

Babak kualifikasi untuk Grand Slam pertama tahun ini dimulai terlambat karena kondisi cuaca dan pemain asal Slovenia Dalila Jakupovic tidak mengatasinya dengan baik sehingga harus menghentikan pertandingannya melawan petenis Swiss Stefanie Voegele setelah mengalami batuk-batuk.

"Saya benar-benar takut bahwa saya akan pingsan. Itu sebabnya saya jatuh ke lantai karena saya tidak bisa berjalan lagi," katanya kepada wartawan.

"Ini tidak sehat bagi kita," tambahnya seperti dikutip AFP. "Saya terkejut. Saya pikir kami tidak akan bermain hari ini tetapi kami tidak punya banyak pilihan."

Bouchard yang merupakan mantan semifinalis Australia Terbuka juga mengalami masalah dan memerlukan pemeriksaan medis setelah dilaporkan mengeluh sakit dada. Dia pulih untuk memenangkan pertandingan tiga set.

Di tempat lainnya di Melbourne, Maria Sharapova tampil sesuai jadwal melawan Laura Siegemund dari Jerman dalam turnamen eksebisi Kooyong Classic.

Kedua pemain sepakat menghentikan pertandingan yang berlangsung ketat itu pada kedudukan 7-6 (7/4), 5-5 untuk keunggulan pemain Jerman setelah bertanding lebih dari dua jam.

Sharapova mengatakan dia bisa merasakan sedikit masalah.di akhir set kedua.  

Memburuknya kondisi cuaca setelah berbulan-bulan kebakaran hutan yang telah menelan sebagian besar daerah pedesaan Australia, menyebabkan sedikitnya 27 orang tewas dan lebih dari 2.000 rumah hancur.

Pemerintah kota Melbourne melalui Twitter mendesak penduduk untuk tinggal di dalam rumah, tutup jendela dan pintu, dan simpan hewan peliharaan di dalam.  

Para pejabat tenis mengatakan ada sedikit kemungkinan Australia Terbuka ditunda, tetapi kualitas udara terus dipantau dan wasit dapat menghentikan pertandingan untuk melindungi kesehatan pemain.

Latihan di luar stadion ditangguhkan tetapi pemain-pemain top termasuk petenis nomor satu dunia Rafael Nadal tidak terpengaruh untuk pertandingan mereka di stadion dengan atap tertutup Rod Laver Arena.

Kantor cuaca Australia mengatakan ada asap yang meluas di seluruh negara bagian Victoria tengah dan timur, termasuk Melbourne, yang diperkirakan akan hilang pada Rabu (15/1) sore.

Mandy Minella, pemain nomor 140 dunia dari Luksemburg, mengatakan dia terkejut karena babak kualifikasi diizinkan untuk berlangsung.

"Bagaimana dengan kesehatan semua orang yang harus bekerja di sana, terutama para ballkids?" cuitnya.

Petenis AS Noah Rubin mengeluh di Twitter bahwa para pemain tidak selalu mendapat informasi terbaru dan kurangnya informasi cara bertindak.

Ketua Asosiasi Tenis Australia Craig Tiley menolak kritik dan mengatakan semua orang dikirimi surel.

"Sangat disayangkan dia ketinggalan pengumuman itu karena berbagai alasan," katanya, seraya menambahkan semua keputusan dibuat atas saran ahli.

Tiley mengatakan, pekan lalu, bahwa Grand Slam tidak mungkin ditunda, terlepas dari kondisinya, setelah petenis nomor dua dunia Novak Djokovic menyarankan perlu adanya opsi.

Dia mencatat bahwa Melbourne Park memiliki tiga stadion beratap dan delapan lapangan tertutup lainnya, sementara para ahli meteorologi dan kualitas udara akan berada di lokasi untuk memantau kondisi.

Setiap bahaya asap akan diperlakukan dengan cara yang mirip dengan panas dan hujan ekstrem, dengan wasit dapat menghentikan permainan jika dianggap terlalu berbahaya untuk dilanjutkan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More