Selasa 14 Januari 2020, 22:24 WIB

Jean Richard Jokhu Jadi Doktor asal Papua Termuda di UI

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Jean Richard Jokhu Jadi Doktor asal Papua Termuda di UI

Dok. Pribadi
Jean Richard Jokhu

 

PUTRA Papua, Jean Richard Jokhu sukses dinobatkan sebagai Doktor asal Papua termuda di Universitas Indonesia. Jean dinyatakabn lulus program Doktoral Ilmu Manajemen fakultas Ekonomi dan Bisnis UI dalam sidang akademik di kampus FEB UI, Depok, Jawa Barat, Senin (13/1).

Jean meraih gelar doktor di bidang Manajenen Stratejik di usia 31 tahun. Ia menjadi dokter ke-281 dari UI.

Disertasinya yang berjudul Faktor-faktor yang memengaruhi Proses Pengambilan Keputusan Stratejik Secara Heuristik Terhadap Project Output :Studi Empirik pada UKM Konstruksi di Papua, menyoroti soal praktek usaha kecil menengah (UKM) di bidang konstruksi yang terus bertumbuh di Papua di tengah lingkungan yang dinamis.

"Terdapat keputusan heuristik yaitu kesederhanaan dalam proses pengambilan proyek yang bisa dilakukan sebagai alternatif pilihan untuk menyelesaikan proyek," kata Jean dalam sidang promosi doktornya.

Jean mengungkapkan, topik disertasinya dilatarbelakangi adanya keluhan masyarakat lokal yang merasa kurang dilibatkan dalam proyek UKM bidang konstruksi di Papua.

Baca juga : Jusuf Kalla Dapat Doktor Kehormatan dari ITB

ia  menghimbau para perusahaan UKM Papua dapat  memberikan pelatihan dan pendidikan  kepada masyarakat lokal guna meningkatkan sumber daya manusia ( SDM) nya." Jadi para perusahaan UKM tidak selalu mengambil profit atau keuntungan semata juga memberi pemberdayaan bagi warga lokal sehingga dapat mengurangi kecemburuan sosial di Papua, " tegasnya

Jean mengingatkan kemampuan mereka mengambil proyek di Papua ditentukan juga  oleh pengalamannya. yakni pengalaman kemampuan berkolaborasi dengan warga lokal , ketua adat dan lain lain.

Karena itu ia mengimbau para perusahaan UKM Papua dapat  memberikan pelatihan dan pendidikan  kepada masyarakat lokal guna meningkatkan sumber daya manusia ( SDM) nya.

"Jadi para perusahaan UKM tidak selalu mengambil profit atau keuntungan semata juga memberi pemberdayaan bagi warga lokal sehingga dapat mengurangi kecemburuan sosial di Papua, " tegasnya dalam keterangan tertulis.

Dosen di jurusan Ekonomi Internasional President University itu berharap, masyarakat lokal juga dapat membuka diri, menerima dan mengadaptasi budaya-budaya baru. Agar Papua dapat berkembang dan bersaing.

Baca juga : Program 5.000 Doktor Ciptakan SDM Unggul

Di sisi lain, Pemda Papua juga harus bisa memberikan insentif bagi perusahaan yang mau berinvestasi sambil memberdayakan warga Papua.

Terpisah, Rektor President University Johny Oktavian Haryanto  merasa bangga dan gembira atas gelar Doktor yang diraih Jean dengan nilai memuaskan tersebut.

Hadirnya Doktor Baru tentunya menambah kekuatan akademik terutama Fakultas Bisnis kampusnya yang berkomitmen   menjadi salah satu Fakultas Bisnis terbaik di Indonesia..

"Hadirnya Doktor baru seperti Jean tentunya diharapkan dapat  memperkuat publikasi dan penelitian di Fakultas Bisnis kampus kami guna menuju World Class University, "pungkas Johny. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More