Rabu 15 Januari 2020, 03:10 WIB

Tantangan Quique Setien Berjaya di Eropa

MI | Sepak Bola
Tantangan Quique Setien Berjaya di Eropa

AFP
Pelatih anyar Barcelona Quique Setien

 

BARCELONA resmi mengakhiri kerja sama dengan Ernesto Valverde, Senin malam waktu setempat atau kemarin dini hari WIB. Kejutan terjadi dengan menunjukkan pelatih anyar, Quique Setien yang terakhir menukangi Real Betis, pada Juni 2019.

"FC Barcelona dan Ernesto Valverde sepakat untuk mengakhiri kerja sama," tulis pihak klub seperti dilaporkan Marca.

Barcelona mengadakan rapat membahas masa depan Valverde sejak Senin (13/1) pagi, selepas latihan tim. Dalam rapat tersebut, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyatakan masa bakti Valverde di Barcelona telah usai.

Kini Setien, pelatih berusia 61 tahun, bakal menjalani kontrak selama dua setengah tahun hingga Juni 2022. Padahal, kapasitas Setien dipertanyakan karena sebelumnya hanya menangani tim semenjena, seperti La Palmas, Lugo, Logrones, Poli Ejudo, dan Racing Santander.

Namun, Barca bergeming. "Setien ialah salah satu pelatih berpengalaman di sepak bola Spanyol. Sepanjang kariernya ia telah menerapkan permainan yang mengandalkan penguasaan bola dan sepak bola menyerang yang menghibur fan," ungkap pihak klub.

Setien akan menjalani laga debut saat melawan Granada di kandang pada lanjutan La Liga, Senin (20/1) dini hari WIB. Fokus selanjutnya selain mempertahankan gelar La Liga, Setien harus mampu menorehkan prestasi Eropa musim ini.

Ini terkait dengan apa raihan Valverde semenjak memoles Barca dari 2017. Valverde memenangi dua musim La Liga dan saat ini menguasai puncak klasemen sementara, serta kampiun Piala Raja Spanyol. Namun, dia gagal mengantarkan Messi dan kolega di dua musim Liga Champions. Terakhir, tersisih di semifinal Piala Super Spanyol dari Atletico Madrid, pekan lalu.

Di sisi lain, Barca menjadi tim berpendapatan tertinggi dunia pada musim 2018/2019, dengan meraup 840 juta euro atau Rp12,8 triliun.

La Blaugrana unggul atas rival bebuyutan Real Madrid yang mengantongi pendapatan 757,3 juta euro atau Rp11,5 triliun.

Manchester United yang tidak meraih trofi pada musim 2018/2019 berada di peringkat ketiga dengan 711,5 juta euro atau Rp10,8 triliun. Posisi keempat ditempati juara Bundesliga 2018/2019, Bayern Munchen, dengan meraup 660 juta euro atau Rp10 triliun. (AFP/Marca/Faj/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More