Selasa 14 Januari 2020, 20:00 WIB

Heboh Kerajaan Agung Sejagat, Ganjar Minta Diuji secara Ilmiah

Supardji Rasban | Nusantara
Heboh Kerajaan Agung Sejagat, Ganjar Minta Diuji secara Ilmiah

MI/Supardji Rasban
Heboh Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Ganjar Minta Diuji Secara Ilmiah

 

GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan kehebohan soal keberadaan Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, harus diuji secara ilmu pengetahuan atau ilmiah. Lebih bagus lagi kalau ada perguruan tinggi (PT) yang mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo untuk mengujinya.

Hal itu disampaikan Ganjar usai meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di pinggiran Bendung Cisadap, Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Selasa (14/1) sore.

"Syukur-syukur kalau ada perguruan tinggi yang mau mendampingi Pemkab Purworejo untuk mendiskusikannya lebih mendalam," ujar Ganjar.

Tak hanya itu, Gubernur juga meminta Pemkab Purworejo untuk mengajak komunikasi pentolan KAS sehingga mengetahui tujuan dan maksudnya. Kalau memang baik untuk masyarakat ya berarti baik.


Baca juga: Penyanyi Ello Diperiksa Polda Jatim soal Kasus Investasi Bodong


"Tapi Pemerintah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas," ucapnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut tidak ingin keberadaan KAS itu malah menimbulkan keresahan di masyarakat lantara bentuk organisasinya seperti apa belum diketahui secara jelas.

"Karena itu harus jelas dulu bentuk organisasi Kerajaan Agung Sejagat itu seperti apa," tuturnya.

Seperti diberitakan, masyarakat Purworejo digegerkan dengan munculnya KAS Purworejo. Pemimpin KAS mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh dunia. Bahkan, mereka mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo.

Pemimpin KAS yang dipanggil Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja berdasarkan informasi telah memiliki pengikut 425 orang. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Puluhan Ribu Peternak Ayam Terancam Gulung Tikar akibat Covid-19

👤Ahmad Maulana 🕔Kamis 02 April 2020, 20:57 WIB
Pemerintah perlu mengembalikan harga di tingkat peternak menjadi minimal Rp18 ribu sebagai harga acuan. Setidaknya bila harga jual...
Dok.MI

"Vina Garut" Divonis 3 Tahun Penjara.

👤Antara 🕔Kamis 02 April 2020, 20:38 WIB
Pelaksanaan sidang putusan terhadap terdakwa inisial V itu digelar secara virtual, yaitu telekonferensi, karena adanya aturan mencegah...
MI/Yusuf

Banyak Dicari Harga Madu Melejit di Flores Barat

👤John Lewar 🕔Kamis 02 April 2020, 19:50 WIB
WABAH korona atau Covid-19 ini membuat permintaan madu cukup tinggi. Masyarakat berupaya menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi madu....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya