Selasa 14 Januari 2020, 15:18 WIB

Sungai Meluap, Pati Kembali Kebanjiran

Akhmad Safuan | Nusantara
Sungai Meluap, Pati Kembali Kebanjiran

Antara
Sungai Simo, di Pati meluap

 

BANJIR kembali terjadi di Pati, hujan lebat yang mengguyur kawasan itu mengakibatkan Sungai Simo di Desa Sukoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah meluap dan membanjiri ruas Jslan Raya Pati -Tayu hingga ketinggian capai 50 centimeter.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (14/1) kemacetan ruas Jalan Raya Pati-Tayu tidak dapaf terelakan, antrean kendaraan memanjang hingga mencapai 3 kilometer terjadi akibat ruas jalan itu terendam banjir hingga ketinggian 50 sentimeter setelah Sungai Simo di Desa Sukoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati meluap pada pagi hari.

Selain ruas jalan itu, akibat luapan Sungai Sumo juga merendam ruas jalur pantura Pati-Juwana, sehingga kendaraan hanya bisa melintasi satu lajur karena sebagian tertutup banjir dengan ketinggian capai 50 centimeter.

Petugas kepolisian Pati dibantu warga setempat sejak pagi berupaya mengatur lalulintas untuk menghindari kemacetan panjang dengan dengan sistem buka tutup, baik itu kendaraan dari arah barat (Pati) maupun timur (Rembang).

Hujan lebat yang mengguyur kawasan itu sejak Senin (13/1) petang, menjadikan sungai itu meluap lagi, bahkan sepekan sebelumnya tanggul Sungai Sumo ini jebol hingga banjir tidak terelakan.

''Ini sudah kedua kalinya banjir karena sungai itu, maka pemerintsh harus segera ambil tindakan,'' ujar Anjar Sutrisno,65, warga setempat.

Banjir kali ini, lanjut Anjar, terkadi karena sungai tidak mampu menampung volume air yang besar akibat hujan kebat hampir semalaman, sekitar pukul 04.00 WIB sungsi meluap dan banjir merendam jalan raya, ini mengkhawatirkan warga banjir seperti pekan lalu terulang hingga ke kawasan pemukiman.

Kekhawatiran warga terbukti, banjir meluas, sekitar pukul 08.00 WIB juga merendam sebuah SMK di Pati, akibatnya ratusan siswa di sekoah itu dipulangkan lebih awal karena banjir merendam hingga 50 sentimeter.

''Ketika hendak masuk ketinggian air sampai lutut di dalam kelas, akhirnya sekolah diliburkan,'' kata seorang siswa SMK Farmasi tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pati Hadi Santosa mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Simo, tidak hanya karena intensitas hujan yang tinggi, terapi juga akibat tumpukan sampah yang menutupi alur sungai.

''Banyak sampah yang menyumbat jembatan, sehingga air terhenti dan meluap,'' imbuhnya. (OL-11)

 

Baca Juga

MI/Ferdinus Rabu

Stok Bahan Pokok di Bulog Larantuka Cukup untuk 4 Bulan

👤Ferdinandus Rabu 🕔Kamis 02 April 2020, 13:40 WIB
PERUM Bulog Laratuka menjamin ketersediaan beras dan kebutuhan pokok lainnya selama empat bulan mendatang. Masyarakat tidak perlu...
Antara

113 Warga Magelang Jalani Rapid Test, 110 Negatif Covid-19

👤Tosiani 🕔Kamis 02 April 2020, 13:00 WIB
Pemkab Magelang telah melakukan rapid tes pada 113 orang dalam pemantauan (ODP). Hasil sementara tiga orang dinyatakan positif covid-19,...
MI/Wibowo Sangkala

Dijanjikan Hotel Bintang, Penginapan Tenaga Medis Memprihatinkan

👤Wibowo Sangkala 🕔Kamis 02 April 2020, 12:58 WIB
Tempat menginap para tenaga medis di Provinsi Banten sangat memprihatinkan. Padahal Pemprov Banten menjanjikan fasilitas bintang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya