Selasa 14 Januari 2020, 15:05 WIB

DKPP: Sidang Etik Wahyu Setiawan Tetap Jalan

Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum
DKPP: Sidang Etik Wahyu Setiawan Tetap Jalan

Dok. DKPP
Komisioner KPU dalam sidang DKPP

 

DEWAN Kehormatan Pemilu Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad akan menggelar sidang etik terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Status Wahyu yang telah mengundurkan diri tak berpengaruh.

"Peradilan etik ini tetap jalan tetap menilai karena kejadian itu terjadi pada saat ia menjadi komisioner aktif," kata Pelaksana tugas Ketua DKPP Muhammad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Baca juga: MenPAN-RB tak Masalah Gubernur Riau Lantik Keluarga jadi Pejabat

Kata Muhammad, status Wahyu Setiawan sendiri masih sebagai Komisioner selama belum ada surat keputusan (SK) pemberhentian dari Presiden Joko Widodo. Saat digelar sidang besok, berarti status Wahyu Setiawan masih sebagai komisioner.

"Secara administratif kalau presiden belum menerbitkan SK pemberhentian, berarti dia masih komisioner. Kan dia baru mengajukan diri Berdasarkan informasi yang kita lihat di media," jelas Muhammad.

DKPP sendiri tidak bisa menolak ada laporan pelanggaran etik penyelenggara pemilu. Menurut Muhammad, kasus Wahyu Setiawan sudah memenuhi syarat formil untuk digelar sidang etik.

"Jadi pelaporan itu diatur dalam undang-undang siapa saja masyarakat peserta pemilu pemantau, kita dalam posisi tidak bisa menolak laporan," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaporkan Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal ini terkait dugaan kasus dugaan suap yang tengah menjerat Wahyu.

Ketua Bawaslu, Abhan, mengatakan laporan itu dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Wahyu terkait dengan proses penetapan pergantian antar waktu (PAW) dari salah seorang anggota DPR RI. Kasus itu terjadi usai pertemuan tripartit antara Bawaslu, KPU, dan DKPP.

Baca juga: Wapres : Radikal-Terorisme Sudah Merambat Kemana-mana

Bawaslu berinisiatif membuat laporan dugaan pelanggaran kode etik. Menurut Abhan, langkah tersebut perlu dilakukan demi menjamin kepastian status dari Wahyu selaku anggota KPU yang kini berstatus tersangka oleh KPK.

"Terkait dugaan pelanggaran kode etik ini, kami sepakat melaporkannya ke DKPP," kata Abhan di keterangan tertulis, Jumat, 10 Januari 2020. (Medcom.id/OL-6)

Baca Juga

ANTARA/Reno Esnir

Polisi Hormati Hasil Penyelidikan TGPF Intan Jaya

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 08:24 WIB
TGPF Intan Jaya menyimpulkan ada keterlibatan aparat keamanan dalam penembakan Pendeta Yeremia...
MI/ADAM DWI

Sidang Perdana Nurhadi Digelar Hari Ini

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 06:10 WIB
Nurhadi akan diadili bersama menantunya, Rezky Herbiono. Sidang perdana ini akan menguak unsur suap dan gratifikasi hasil penyidikan...
Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Relawan Jokowi Dorong Reshuffle Kabinet

👤Abdillah Muhammad Marzuqi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 05:33 WIB
Jika Jokowi kukuh mempertahankan sejumlah menteri yang berkinerja buruk, hal itu akan membuat citra mantan Wali Kota Solo itu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya