Selasa 14 Januari 2020, 16:30 WIB

Menteri KKP Minta Pengawasan Jangan Hanya Fokus di Natuna

Andhika Prasetyo | Nusantara
Menteri KKP Minta Pengawasan Jangan Hanya Fokus di Natuna

ANTARA/Galih Pradipta
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

 

MENTERI Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengingatkan negara dan masyarakat untuk tidak hanya fokus pada perarian Natuna. Ia menyebut masih ada sepuluh Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) lain yang juga perlu diawasi dengan ketat.

"Jangan terlalu terpancing di Natuna," ujar Edhy di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/1).

Baca jugaKasus DBD di Temanggung, Satu Bocah Meninggal Dunia

Lagi pula, lanjut dia, kekayaan alam berupa ikan di perairan tersebut tidak lebih besar dibandingkan WPP lain di Indonesia. "Potensi laut Natuna hanya 700 ribu ton. Termasuk yang paling kecil dibandingkan tempat lain. Makanya kita juga perlu fokus di ZEE yang lain," tuturnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP, pada 2018, WPP dengan kode 718 yang terletak di Laut Aru, Arafuru dan Timor bagian Timur adalah yang memiliki potensi laut terbesar dengan total 2,63 juta ton.

Disusul WPP 712 yang meliputi perairan Laut Jawa dengan potensi perikanan sebesar 1,34 juta ton. Kemudian, ada WPP 573 dengan cakupan sebelah selatan Jawa hingga sebelah selatan Nusa Tenggara, Laut Sawu dan Laut Timor bagian Barat. Total potensi perikanannya mencapai 1,26 juta ton. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More