Selasa 14 Januari 2020, 07:35 WIB

Tokoh Batak Sayangkan Ditiadakannya Festival Danau Toba

Apul Iskandar | Nusantara
Tokoh Batak Sayangkan Ditiadakannya Festival Danau Toba

MI/Apul Iskandar
Pemprov Sumatra Utara meniadakan Festival Danau Toba karena dianggap tidak menguntungkan.

 

KETUA Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan Toba  dan Specialist Development Planning,  Robert Tua Siregar mendesak Pemprov Sumatra Utara agar mengikutsertakan  Badan Otorita Danau Toba (BODT) dam pemkab di sekitar Danau Toba untuk menggelar Festival Danau Toba 2020. Bukan meniandakan festival tersebut karena dianggap tidak menguntungkan.

Hal itu terkait dengan pernyataan Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi untuk tidak menggelar Festival Danau Toba (FDT) 2020 dengan alasan tidak bermanfaat untuk mendatangkan wisatawan ke Danau Toba.

Tokoh masyarakat Batak ini menjelaskan bahwa FDT merupakan sebuah agenda pelestarian budaya di Sumatra Utara, khususnya bagi warga dan masyarakat Batak Toba, Karo, Simalungun dan Pak Pak yang bermukim di sekitaran Danau Toba.  Namun seiring perjalanannya setelah reformasi FDT yang dulunya dikenal dengan Pesta Danau Toba, selalu didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Pemprov Sumatra Utara dan pemkab di sekitar danau.

"Tapi sekarang ini gubernur telah memutuskan tidak menyelenggarakan FDT. Menurutnya FDT tidak bermanfaat mendatangkan wisatawan ke Danau Toba. Hendaknya Pemprov memotivasi pemkab di sekitar Danau Toba, dengan cara mengkoordinir penguatan. Bahkan mendorong Badan Otorita Danau Toba agar mengambil alih fungsi
fungsi otorita utk gelaran Festival Danau Toba 2020 yang bertujuan untuk  mendorong destinasi wisata super prioritas" saran Robert Tua Siregar kepada wartawan, Selasa (14/1).

baca juga: Membawa Raja Hutan ke Pekarangan

Ia juga mendorong pemkab di sekitar Danau Toba untuk lebih inovatif dan mandiri dalam melestarikan budaya dan mendukung destinasi wisata tersebut.

"Harus koordinasi antarsemua pihak beserta pemangku kepentingan untuk menyikapi tujuan serta fungsi Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional," pungkasnya. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More