Selasa 14 Januari 2020, 08:35 WIB

Pemerintah Tangani ASABRI secara Berbeda dengan Jiwasraya

Mir/Van/E-1 | Ekonomi
Pemerintah Tangani ASABRI secara Berbeda dengan Jiwasraya

Medcom.id/Annisa Ayu
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo

 

WAKIL Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan langkah penyelesaian kasus PT ASABRI (persero) akan berbeda dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (persero).

Kartika mengatakan ASABRI ialah perusahaan asuransi sosial sehingga penyelesaiannya tidak bisa bersifat business to business (B2B). "Beda, karena ASABRI itu asuransi sosial, bukan asuransi privat. Jadi tidak bisa dalam konteks B2B. Jadi agak sulit karena mereka asuransi sosial," ujarnya di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, kemarin.

Di sisi lain, Kartika menuturkan pihaknya belum mengetahui strategi yang akan diterapkan untuk menyelesaikan kasus ASABRI karena masih dalam proses pendalaman bersama Menko Polhukam Mahfud MD.

"Baru mau kita teliti dulu kejadiannya seperti apa dan lost-nya seperti apa. Nanti kita lihat dengan Pak Menko Polhukam," katanya.

Ia mengatakan memang terdapat kerugian pada portofolio saham milik ASABRI. Namun, belum diketahui jumlah kerugiannya.

Kartika menyebutkan Menteri BUMN Erick Thohir akan bertemu dengan Menko Polhukan pada pekan ini untuk melakukan koordinasi mengenai masalah ASABRI.

Terkait koordinasi dengan pihak Kementerian Keuangan, ia mengatakan akan segera bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Operasional normal

Manajemen ASABRI mengklaim kinerja perusahaannya saat ini berjalan normal.

"Kegiatan operasional ASABRI terutama proses penerimaan premi, proses pelayanan, dan proses pembayaran klaim berjalan dengan normal dan baik. ASABRI dapat memenuhi semua pengajuan klaim tepat pada waktunya," kata Direktur Utama ASABRI Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja melalui keterangan resmi.

Diakuinya, terdapat beberapa penurunan nilai investasi ASABRI di pasar modal. Namun, hal itu sifatnya sementara dan manajemen memiliki mitigasi untuk merecovery penurunan tersebut.

"Dalam melakukan penempatan investasi, ASABRI senantiasa mengedepankan kepentingan perusahaan sesuai dengan kondisi yang dihadapi," tegasnya. (Mir/Van/E-1).

Baca Juga

Antara/Rosa Panggabean

Nasabah Minna Padi Tuntut Pembayaran Berdasar NAB Pembubaran

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:11 WIB
Para nasabah berhak untuk pembayaran penuh sesuai dengan UU/POJK tentang Perlindungan Konsumen No....
ANTARA/Puspa Perwitasari

Pasar Menunggu, IHSG Memerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan...
ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Stimulus AS masih belum Jelas Rupiah Melemah

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:50 WIB
Pasar berekspektasi paket stimulus AS dapat disepakati sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya