Senin 13 Januari 2020, 21:08 WIB

Romy Khawatir Anaknya Alami Perisakan

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Romy Khawatir Anaknya Alami Perisakan

Antara
Romahurmuziy

 

MANTAN Ketua Umum PPP sekaligus terdakwa kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenang), Romahurmuziy, mengaku khawatir dengan psikologis anaknya. Ia khawatir anaknya mengalami perundungan karena kasus yang melibatkan ayahnya.

Selain itu, melihat ayahnya mengalami operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), anak perempuan semata wayang Romahurmuzy mengaku enggan untuk melanjutkan pendidikan di dalam negeri.

"Reaksinya melihat ayahnya menjadi pesakitan adalah, 'mereka jahat, aku tidak mau lagi sekolah di Indonesia." Dia hampir sebulan tidak mau sekolah karena takut bullying psikis," kata Rommy saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (13/1).

 

Baca juga: Kejagung Periksa Tujuh Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

 

Tak sampai di situ, kediaman laki-laki yang akrab disapa Romy tersebut selalu dipantau oleh petugas KPK setelah OTT itu. Anggota keluarga Romy merasa jika telepon genggamnya disadap oleh lembaga antirasywah tersebut.

"Pendeknya, dunia ini menjadi tidak bersahabat kepada seluruh keluarga saya," cetusnya.

Partai Romy pun merasakan dampak negatif dari OTT KPK. Yaitu PPP kehilangan induk dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2019.

"Akibatnya, 17 April suara PPP hancur tinggal separuh, nyaris tidak lolosvambang batas 4%. Betapa hancurnya hati saya pada waktu itu, secara personal maupun institusional," tutupnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More