Senin 13 Januari 2020, 16:03 WIB

PDIP Minta Harun Masiku Menyerahkan Diri

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
PDIP Minta Harun Masiku Menyerahkan Diri

MI/Bary Fathahilah
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

 

KETUA DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan PDIP meminta Harun Masiku untuk menyerahkan diri pada KPK. Harun dinilai harus bertanggung jawab atas dugaan dirinya melakukan suap pada komisioner KPU, Wahyu Hidayat, demi duduk sebagai anggota DPR melalui penggantian antar waktu (PAW).

"Ya, kita mengimbau semua warga negara harus taat pada hukum. Dia harus bertanggung jawab, menyerahkan diri. Tapi untuk masalah upaya itu silakan serahkan kepada KPK," ujar Djarot, di gedung DPR, Jakarta, Senin, (13/1).

Baca juga: Puan Jadikan Sejarah Ibu Kota Australia Referensi RUU IKN

Djarot mengatakan bahwa Harun secara otomatis telah dipecat dari keanggotaannya di PDIP. Djarot juga membantah bahwa pengusutan kasus tersebut menjadi sulit karena PDIP merupakan partai yang memiliki perolehan suara yang tinggi.

"Oh tidak juga (jadi sulit karena PDIP). Dia otomatis kan sudah dipecat dari partai," ujar Djarot.

Ia mengatakan PDIP tidak mengetahui keberadaan Harun hingga saat ini. Tidak juga diketaui apakah Harun ada di dalam atau luar negeri.

Terkait dengan Hasto Kristiyanto dan Megawati yang diketahui menandatangani permohonan PAW Harun, Djarot mengatakan, tidak mengetahui dengan baik alasan di baliknya.

"Dia (Harun) dipandang sebagai orang yang menguasai bidang ekonomi internasional. Infonya begitu, saya juga tidak kenal. Baru kan dia," tutup Djarot. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More