Senin 13 Januari 2020, 10:24 WIB

Class Action Banjir terhadap Pemprov DKI Didaftarkan Hari Ini

Yanti Nainggolan | Megapolitan
Class Action Banjir terhadap Pemprov DKI Didaftarkan Hari Ini

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Warga menyelamatkan sisa pakaian yang terendam di pemukiman warga kawasan di RT 07 RW 01, Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

 

TIM Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta akan mendaftarkan gugatan class action terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Senin (13/10) siang. Gugatan akan didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat (PN Jakpus), Jakarta.

"Rencananya, hari ini sekitar siang, habis makan siang, sekitar jam dua," ujar salah satu anggota Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 Diarson Lubis saat dihubungi, Senin (13/1).

Ia menjelaskan, terdapat 700 laporan dari warga Jakarta yang masuk hingga pekan lalu. Namun, setelah diverifikasi, hanya sekitar 270 laporan yang lengkap.

Baca juga: Amblesnya Jalan Daan Mogot Tangerang

"Berdasarkan data yang lengkap, kami tarik 20 orang sebagai perwakilan," tambah dia.

Sebanyak 20 orang tersebut membubuhkan tanda tangan dalam berkas gugatan. Diarson belum bisa memastikan apakah para wakil tersebut akan ikut ke PN Jakpus nanti.

Dari 270 laporan yang terverifikasi, Diarson memperkirakan total kerugian akibat banjir mencapai Rp43 miliar. Hal itu akan dipastikan lagi nanti setelah melayangkan gugatan, imbuh dia.

Gugatan class action itu diajukan karena Pemprov DKI Jakarta dinilai gagal menangani banjir. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More