Senin 13 Januari 2020, 09:13 WIB

Jusuf Kalla Dapat Doktor Kehormatan dari ITB

Bayu Anggoro | Humaniora
Jusuf Kalla Dapat Doktor Kehormatan dari ITB

MI/Usman Kansong
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menerima gelar doktor kehormatan dari ITB

 

MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapat gelar doktor kehormatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penganugerahan dilakukan dalam sidang terbuka di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/1).

Dalam laporan pertanggungjawaban akademiknya, tim promotor menyebut Jusuf Kalla layak mendapat gelar doktor kehormatan atas inovasi peningkatan produktivitas dalam sebuah sistem, baik sistem pemerintahan maupun perusahaan.

Empat contoh kongkret inovasi yang dilakukan Jusuf Kalla ialah PT Bukaka Teknik, konversi minyak tanah ke LPG, bantuan langsung tunai, dan pembangunan bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: Sampoerna University Siapkan Pendidik Hadapi Disrupsi Digital

Jusuf Kalla menyampaikan orasi ilmiah berjuduk "Mendorong Produktivitas, Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa".

Dalam orasinya, Jusul Kalla antara lain mengatakan kunci kemakmuran suatu bangsa ialah semangat dan produktivitas.

Negara dengan produktivitas tinggi akan mampu memproduksi barang dan jasa melebihi kebutuhan. Selisih antara apa yang diproduksi dan dikonsumsi memungkinkan mereka melakukan investasi yang pada gilirannya mendongkrak produktivitas dan kemakmuran ke taraf yang lebih tinggi. (OL-2)

Baca Juga

DOK PUPUK KUJANG

Berkebun Hasilkan Produk Pangan dengan Tanamanku dari Pupuk Kujang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:00 WIB
Harapannya dengan adanya TanamanKu, masyarakat dapat berkebun di rumah dengan...
Antara

Jumlah Profesor Baru Capai 2,16% dari Total Dosen di Indonesia

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 06:15 WIB
JUMLAH Guru Besar atau Profesor di Indonesia saat ini baru mencapai 5.664 orang atau sekitar 2,16 persen dari total dosen di Indonesia yang...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Hasil Testing Covid-19 Menunjukkan 86% Terkonfirmasi Negatif

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 06:10 WIB
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yaitu angka positivity rate sebesar 14%. Persentase itu menyatakan ada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya