Senin 13 Januari 2020, 00:30 WIB

Badai Dahsyat di AS Tewaskan 11 Orang

Badai Dahsyat di AS Tewaskan 11 Orang

AFP
Badai Dahsyat di AS Tewaskan 11 Orang

 

SEDIKITNYA 11 orang tewas aki­bat terjangan badai dahsyat di sejumlah wilayah di Amerika Serikat bagian selatan. Badai itu membawa angin kencang dan hujan deras.

Kematian akibat badai itu dilaporkan berasal dari Negara Bagian Alabama, Louisiana, dan Texas. Ratusan ribu orang di tiga negara bagian tersebut terkena pemadaman listrik.

Badai juga merusak banyak rumah dan membanjiri sejumlah ruas jalan. Peringatan tornado diterapkan otoritas AS, Sabtu (11/1), dengan Alabama disebut-sebut sebagai wilayah yang paling rentan terdampak cuaca buruk.

Selain angin kencang dan hujan deras, badai berpotensi memicu guyuran es dan salju di beberapa bagian Midwest. Ratusan penerbangan di dua bandara utama di Chicago pun harus dibatalkan.

Kantor Sheriff Bossier Parish di Louisiana mengatakan pasangan lanjut usia meninggal setelah tornado menghancurkan rumah mereka pada Jumat (10/1). Tiga anjing peliharaan keduanya belum ditemukan hingga saat ini.

Satu warga lainnya di Louisiana dilaporkan tewas saat sebuah pohon besar menimpa rumahnya.

Badan Cuaca Nasional (NWS) mengonfirmasikan adanya kematian tiga warga di Pickens County, Alabama. Detail kematian belum jelas, tetapi media lokal melaporkan ketiganya tewas terkena imbas tornado.

“Tolong jangan anggap enteng peringatan cuaca buruk ini,” ucap NWS di Birmingham, Alabama, via Twitter.

Di Texas, satu orang meninggal pada Jumat malam saat mobilnya jatuh ke sungai. Seorang pria berusia 44 tahun di Nacogdoches County juga tewas saat sebuah pohon menimpa rumahnya.

Negara bagian lain seperti Missouri, Oklahoma, dan Arkansas juga terkena imbas badai, yang berujung pada rusaknya sejumlah properti. Beruntung, tidak ada laporan korban tewas atau luka dari ketiga negara bagian tersebut.

Di Lubbock, Texas, dua petugas pemadam kebakaran Lubbock dan satu petugas polisi Lubbock ditabrak kendaraan. Petugas polisi, Nicholas Reyna yang berusia 27 tahun, meninggal di tempat kejadian.

Kepala polisi Lubbock, Floyd Mitchell, mengatakan pengemudi harus melambat. Mereka perlu memahami kondisi jalan yang berbahaya.

“Kami memiliki orang-orang di luar sana yang berusaha melindungi mereka,” jelas Mitchell. (The Guardian/Rif/I-1)

Baca Juga

AFP

24 Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Kabul

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 23:30 WIB
Sebagian besar korban adalah pelajar berusia 15-26...
AFP/William WEST

Victoria Tunda Umumkan Pelonggaran Karantina Wilayah

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:30 WIB
Karantina tersebut telah membatasi sebagian besar bisnis ritel di ibu kota negara bagian tersebut untuk menyediakan layanan hanya secara...
DOK MI

Raja-Raja Melayu Tolak Usulan Darurat Nasional di Malaysia

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:00 WIB
Anggota-anggota partai politik untuk menghentikan segala politicking terkait pandemi covid-19 yang mengganggu kestabilan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya