Minggu 12 Januari 2020, 18:55 WIB

Nelayan di Jateng dan DIY Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi

Lilik Dharmawan | Nusantara
Nelayan di Jateng dan DIY Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi

Antara//Anis Efizudin
Nelayan di kampung Bandengan, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (11/1). Nelayan di Jateng dan DIY diimbau waspadai gelombang tinggi

 

STASIUN Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di Samudra Hindia wilayah selatan Jawa Barat (Jabar), Jateng dan DIY. Pasalnya, gelombang masuk kategori tinggi dengan ketinggian 2,5 meter-4 meter dan kecepatan angin maksimal 25 knot.

Prakirawan cuaca BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Feriharti Nugrohowati, mengatakan bahwa ketinggian gelombang 2,5meter-4 meter diperkirakan mulai Senin hingga Rabu (13-15/1).

"Dengan ketinggian gelombang tersebut, maka kami mengimbau kepada para nelayan untuk waspada kalau masih melaut. Apalagi untuk nelayan yang menggunakan kapal kecil," ujar Feriharti pada Minggu (12/1).

Selain itu, wisatawan yang datang ke pantai harus juga berhati-hati. Sebab, gelombang tinggi tidak hanya di tengah saja, melainkan juga di pantai, dapat mencapai 1 meter-2,5 meter.

"Cuaca di pantai juga berpotensi hujan ringan hingga sedang dengan kecepatan angin berkisar antara 2-15 knot. Sekali lagi, kami meminta kepada seluruh nelayan dan pengunjung pantai untuk waspada, karena adanya potensi gelombang tinggi," tambahnya. (A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More