Minggu 12 Januari 2020, 15:44 WIB

Praktik Stem Cell Ilegal di Kemang Sudah Beroperasi 3 Tahun

Sri Utami | Megapolitan
Praktik Stem Cell Ilegal di Kemang Sudah Beroperasi 3 Tahun

ANTARA
Praktik Stem Cell Ilegal di Kemang

 

POLDA Metro Jaya mengungkap praktik kedokteran ilegal di klinik yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Praktik suntik serum Stem Cell tersebut diduga telah tiga tahun beroperasi dan puluhan orang menjadi korban.  

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan tersebut diketahui setelah pihaknya menerima laporan bahwa dokter yang melakukan stem cell tidak mengantongi adanya izin dari BPOM. Selanjutnya, penyidik melakukan koordinasi dengan Kemenkes dan BPMA. 

Baca juga: Jalan Daan Mogot Amblas, Wali Kota Tangerang: Segera Perbaiki

"Ditreskrimum PMJ mendapatkan laporan informasi dari masyarakat bahwa adanya praktik kedokteran secara ilegal dan tanpa ijin dengan modus penyuntikan Stem Cell tanpa izin edar BPOM serta tidak kompetennya dokter yang melakukan penyuntikan tersebut," jelasnya, Minggu (12/1). 

Lebih lanjut kata dia, praktik yang diduga tidak berizin tersebut dilakukan di Hubsch Clinic Ruko Bellepoint Jakarta Selatan. Dokter umum berinisial OH yang merupakan pemilik sekaligus yang bertugas menyuntikan serum langsung dibawa ke Polda Metro Jaya bersama YW dan LJ yang berperan sebagai manajer. 

"Penyidik kembali mendapatkan informasi bahwa akan adanya penyuntikan Stem Cell kepada pasien di daerah Kemang yaitu di H Klinik, kemudian penyidikan melakukan operasi tangkap tangan saat kegiatan tersebut berlangsung. Sejumlah barang bukti dan tersangka sudah kami amankan," ungkapnya.

Dalam praktiknya, diketahui serum didatangkan dari Jepang melalui bandara Soekarno Hatta yang diambil oleh tersangka YW. Sedangkan, tersangka LJ berperan mencari konsumen melalui promosi seminar dan iklan media sosial. 

Baca juga: Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Antasari

"Jumlah pasien sekitar puluhan dari dokter OH sejak 2018 dan dipatok harga suntik stem cell sebesar Rp230 juta," tukasnya.

Klinik tersebut digrebek pada Sabtu (11/1) di Kemang, Jakarta Selatan. Barang bukti yang diamankan di antaranya, kwitansi pembayaran DP, hasil lab pasien, botol ampul Serum Stem Cell, botol dan selang infus, alat suntik, alat septik dan resgistrasi pasien serta tiga orang saksi. (OL-6)

Baca Juga

Dok MI

Jumlah Kasus Aktif Covid-19 DKI Terus Berkurang

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 21:20 WIB
Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 104.235 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang...
ANTARA/Septianda Perdana

Dua Ormas Bentrok di Tangerang, Kapolsek Ciledug Terkena Sabetan

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 21:07 WIB
Bentrokan di Jalan Raden Fatah itu berawal dari perusakan bendera ormas oleh anggota ormas lain berinisial MH dan...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Menhub Wanti-wanti Arus Balik Libur Panjang pada 1 November

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:57 WIB
PT KAI Daop I Jakarta sudah memberangkatkan total 9.563 penumpang dengan 11 perjalanan kereta api per hari dari Stasiun Pasar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya