Minggu 12 Januari 2020, 01:31 WIB

BRIN Harus Berorientasi pada Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Wisnu Arto Subari | Humaniora
BRIN Harus Berorientasi pada Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Dok PDIP
megawati Soekarnoputri saat membuka Rakernas I PDIP

 

GAGASAN Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno tentang pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional bertujuan untuk melakukan dan mengintegrasikan riset. hal itu agar pembangunan berjalan efektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ideologis, etis dan ilmiah.

Karena itu, organisasi kedeputian badan riset dan inovasi sudah saatnya seperti juga di negara-negara lain, yakni berorientasi pada bidang ilmu pengetahuan, bukan operasional birokrasi.

"Riset ilmu pengetahuan tersebut saya usulkan menampung empat rumpun keilmuan yang menyangkut manusia, hewan, tumbuhan dan teknologi," ungkap Ketua Umum PDIP Megawati saat membuka Rakernas I PDIP dan HUT Ke-47 partai politik itu, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).

Jika hal ini dapat kita wujudkan, lanjutnya, Indonesia tidak lagi terjebak pada pemikiran riset untuk pembangunan ilmu pengetahuan saja, tetapi sudah masuk pada paradigma riset ilmu pengetahuan untuk pembangunan.

Baca juga : Riset Farmasi Perlu Fokus Pada Jenis Penyakit yang Banyak Diidap

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 telah mematrikan bahwa riset adalah awal dari pembangunan itu sendiri.

Itu berarti riset pembangunan suatu negara adalah kunci kedaulatan, termasuk dalam pembangunan bidang pertahanan dan keamanan.

Riset yang berdaulat merupakan hal fundamental dalam menjalankan roda pembangunan menuju negara industri maju, negara yang mampu berdiri di atas kaki sendiri.

"Riset adalah langkah awal bagi suatu bangsa, untuk menjadi bangsa yang tidak hanya merdeka, tetapi juga berdaulat. Saya juga yakin bahwa itumenjadi pertimbangan utama Presiden Joko Widodo dalam membentuk Badan rRiset dan Inovasi Nasional," pungkasnya/ (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More