Sabtu 11 Januari 2020, 17:10 WIB

Viral soal Pangkalan Militer Tiongkok di Natuna, Ini Faktanya

Viral soal Pangkalan Militer Tiongkok di Natuna, Ini Faktanya

Antara
KRI Usman Harun-359 bersama Pesawat Tempur F16 TNI AU melakukan peran tempur bahaya udara di Laut Natuna, Jumat (10/1/2020).

 

SEBUAH akun di media sosial Facebook mengunggah tangkapan layar yang tampak menyerupai judul berita media massa tentang kehadiran pangkalan militer Tiongkok di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam tangkapan layar itu, terdapat kalimat seperti judul berita yaitu, "Ternyata Cina Telah Membangun Persenjataan Militer Di Natuna, Dengan Senjata Mengerikan".

Tangkapan layar Facebook tentang unggahan bahwa Tiongkok telah membangun pangkalan militer di Kepulauan Natuna. (Facebook)

Unggahan itu juga dilengkapi keterangan tanggal di bawahnya  yang dilengkapi baris waktu pada 5 Januari 2020. Sebagai penambah klaim, tangkapan layar itu juga menambahkan foto lanskap pangkalan militer yang diambil dari atas.

Sang pemilik akun Facebook itu juga membubuhkan narasi selain mengunggah tangkapan layar. Narasi itu sebagai berikut: "Pantas aja China berani memasuki wilayah kedaulatan rakyat Indonesia Krn pulau NKRI kita Uda di kuasai China dan pemimpin kepala negara aja GK bisa tegas Krn China Uda ada pangkalan militer China membangun pangkalan militer di wliayah NKRI Krn Tiongkok Uda kasih banyak pinjaman ke kepala pemerintahan nya jadi gtu satu persatu pulau di caplok"

Berdasarkan penelusuran judul berita seperti dalam tangkapan layar akun Facebook itu lewat mesin pencarian, tidak ada satu pun berita dengan judul tersebut muncul dalam mesin pencarian.

Terkait foto pangkalan militer, hasil pencarian gambar menunjukkan foto itu memang merupakan citra satelit pangkalan militer Tiongkok. Hanya saja, pangkalan militer itu bukan terdapat di perairan Natuna melainkan di Pulau Spartly.

Kepulauan Spartly adalah kepulauan yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan dan terletak di lepas pantai Filipina, Malaysia, dan Vietnam Selatan.

Citra satelit yang ditangkap oleh Center for Strategic and International Studies Washington, Amerika Serikat itu telah dipublikasikan sejumlah media pada 2017. Salah satunya adalah The Guardian Warning that Beijing's military bases in South China Sea are ready for use

Foto-foto tersebut juga pernah digunakan oleh media nasional seperti Kompas.com dalam artikel Pangkalan Militer China di Laut China Selatan Siap Digunakan pada 29 Maret 2017.

Sehingga, unggahan di Facebook yang tampak seperti berita media massa tentang keberadaan pangkalan militer Tiongkok di perairan Natuna, Kepulauan Riau, merupakan konten yang menyesatkan atau hoaks. (X-15)

Baca juga: Pernyataan Prabowo Soal Natuna Disayangkan

Baca juga: Pertahanan dan Keamanan di Natuna Diperkuat

Baca juga: KSAD: Tidak Akan Tambah Kekuatan Perrmanen di Natuna

Baca Juga

BIRO PERS/SETPRS/RUSMAN

Kecaman Jokowi kepada Macron Diapresiasi

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 01 November 2020, 02:52 WIB
Pemerintah mempersilakan masyarakat memprotes pernyataan Presiden Prancis, tetapi harus dilakukan tanpa...
MI/Susanto

Siti Fadillah Bebas, KPK : Semoga Jadi Pelajaran Pejabat Lain

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 18:18 WIB
Ia mengatakan, kasus Siti Fadillah Supari harus menjadi perhatian dan pelajaran pejabat negara yang masih aktif dan berwenang menggunakan...
Antara/Abriawan Abhe

Mahfud MD: Protes Penyataan Presiden Macron Harus Tertib

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:08 WIB
"Pemerintah menyerukan bahwa setiap upaya mengekspresikan atau menyatakan pendapat terkait dengan apa yang dinyatakan oleh Presiden...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya