Sabtu 11 Januari 2020, 11:04 WIB

Terjadi Gerakan Tanah, Jalan Desa Bercor Beton di Cianjur Ambles

Benny Bastiandy | Nusantara
 Terjadi Gerakan Tanah, Jalan Desa Bercor Beton di Cianjur Ambles

MI/Benny Bastiandy
Ruas jalan beton sepanjang 10 meter di Kampung Bojong Kasih RT 001/006, Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

 

RUAS jalan beton sepanjang 10 meter di Kampung Bojong Kasih RT 001/006, Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambles. Kondisi tersebut disebabkan terjadinya pergerakan tanah pada Jumat (10/1). Kapolsek Kadupandak Ajun Komisaris Deden Sulaeman mengatakan terjadinya geseran tanah diduga dipicu tingginya curah hujan sejak beberapa pekan terakhir. Sementara ini jalan desa yang ambles tidak bisa dilalui mobil dan sepeda motor.

"Panjang jalan desa yang ambles sekitar 10 meter dengan kedalaman 1 meter," kata Deden, Sabtu (11/1).

Terjadinya pergerakan tanah sudah dikoordinasikan dengan aparatur desa setempat serta relawan tangguh bencana (retana) desa setempat. Sementara waktu sedang diupayakan menutup kembali rekahan untuk meminimalkan terjadinya kembali pergerakan.

"Apalagi saat musim hujan seperti ini, rekahannya harus segera ditutup. Agar airnya tak masuk ke rekahan yang bisa memicu pergerakan tanah susulan," ungkapnya.

Hasil pemantauan di lokasi kejadian, sebut Deden, sejauh ini tidak ada bangunan rumah warga yang terdampak pergerakan tanah. Hanya saja aktivitas masyarakat terhambat.

"Untuk kendaraan roda empat belum bisa melalui jalan ini. Kami alihkan ke jalan alternatif melalui Desa Bojongkasih," pungkasnya.

Sedangkan di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, terjadi tanah longsor di Kampung Sirnagalih RT 03/03, Desa Benjot, Jumat (10/1). Kejadian itu berdampak tergerusnya lahan sawah milik warga seluas lebih kurang 4 ribu meter persegi.

"Kejadiannya saat hujan deras. Lahan sawah yang berada di pinggir tebing mengalami longsor sedalam 30 meter," kata Sekretaris Kecamatan Cugenang, Neng Didi, Sabtu (11/1).

baca juga: Polres Pematangsiantar Tanam 1200 Pohon

Saat ini anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa setempa dibantu warga membersihkan material tanah longsor. Bagi warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi longsor sudah disarankan sementara waktu berpindah ke tempat lebih aman untuk mengantisipasi longsor susulan.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal tak diinginkan," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More