Sabtu 11 Januari 2020, 10:38 WIB

Pencuri Spesialis Gereja Ditangkap di Klaten

Djoko Sardjono | Nusantara
Pencuri Spesialis Gereja Ditangkap di Klaten

MI/Djoko Sardjono
Wakapolres Kompol Zulfikar menunjukkan barang bukti kasus pencurian di Mapolres Klaten, Jumat (10/1)

 

HENRY Syurianata (HS), 49, pencuri spesialis gereja ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten. Warga Cikarang, Bekasi, itu  diringkus tak lama setelah beraksi di Gereja Maria Asumpta Klaten, Minggu (5/1). Sementara, tersangka HS beraksi di Gereja Maria Asumpta saat di dalam rumah ibadah bagi umat kristiani itu sedang ada kegiatan ritual keagamaan. Tersangka masuk gereja bersama warga kristiani sekitar pukul 10.00 WIB.

Wakapolres Kompol Zulfikar kepada wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (10/1), menjelaskan HS ditangkap di Yogyakarta, Selasa (7/1) malam, setelah tim Satreskrim memperoleh informasi dari para saksi dan rekaman CCTV. Tersangka HS melakukan aksi pencurian di kamar lantai II yang ditempati Romo/Pastur Gereja Maria Asumpta. Uang tunai Rp25 juta dan satu buah telepon selular (HP) yang disimpan di kamar itu berhasil dibawa kabur pelaku.

Kasatreskrim AK Andryansyah menambahkan, HS merupakan residivis kasus pencurian di gereja daerah lain. Sebelum beraksi di Gereja Maria Asumpta, ia mencuri di gereja wilayah Delanggu, tapi gereja tidak melaporkan.

baca juga: Kerusakan DAS di Babel Bertambah Akibat Tambang Ilegal

Selain kasus pencurian di Gereja Maria Asumpta, Satreskrim juga mengungkap kasus pencurian di rumah warga Karangdowo, Jumat (3/1) malam. Dua tersangka, WW dan MY berhasil ditangkap. Warga Solo dan Sukoharjo tersebut, kata Andryansah, ditangkap di Cemani. Saat penangkapan tim Satreskrim terpaksa bertindak tegas dengan melepaskan timah panas ke kaki kedua tersangka karena melakukan perlawanan. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More