Sabtu 11 Januari 2020, 04:00 WIB

Jepang Tekankan Pentingnya Perkuat Sentralitas ASEAN

Hym/I-1 | Internasional
Jepang Tekankan Pentingnya Perkuat Sentralitas ASEAN

BAY ISMOYO / AFP
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.

 

SELAMA ini Jepang, sebagai mitra setara bagi ASEAN, selalu mendukung penuh upaya-upaya blok ini dalam mengembangkan kerja sama utama di kawasan. Tokyo juga dengan sungguh-sungguh memikirkan bagaimana seharusnya Asia membe­ri saran kepada ASEAN.

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyampaikan pidato tentang kebijak­an luar negeri Jepang terhadap ASEAN bertajuk Menuju Tahapan Baru Kerja Sama de­ngan Semangat Gotong Ro­­yong di Sekretariat ASEAN, Ja­karta, Jumat (10/1).

Kawasan Indo-Pasifik meru­pakan pusat dinamika dunia, tempat hampir separuh penduduk dunia bermukim. Kawasan ini sekaligus hubungan antarnegara sering kali berubah drastis karena adanya persaingan kekuatan yang kompleks di antara beberapa kekuatan.

“Tatanan di kawasan Indo-Pasifik harus ditertibkan seca­ra transparan oleh aturan yang jelas, bukan oleh kekuat­an fisik secara sewenang-wenang,” tegasnya.

“Hal ini dapat mewujudkan lingkungan sosial-ekonomi yang stabil dan mampu diprediksi dengan baik. Dengan demikian, kita mampu menik­mati ke­mak­muran dalam arti yang sebenarnya sebagai pusat perhubungan laut,” imbuh Motegi.

Ia menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN yang telah membangun jaringan kerja sama multylayer di kawasan, seperti ASEAN+1, ASEAN+3, EAS, dan ARF, untuk perkembangan Indo-Pasifik secara keseluruhan.

Pemerintah Jepang berkomitmen memajukan kerja sama dengan negara-negara di kawasan ASEAN yang berlandaskan pada semangat gotong royong. Dalam hal ini Motegi mengutip falsafah yang disampaikan Presiden Soekarno.

Salah satu pro­­yek Jepang ialah kerja sama pemolisian masyarakat (pol­mas). Tujuannya membangun polmas yang mampu menangani kejahatan umum secara independen terpisah dari TNI.
Sejak dimulai 2017, tahapan baru program itu telah membina 122 pelatih kepolisian di 17 provinsi di Tanah Air.

Proyek kerja sama lain ialah di bidang keamanan laut an­tara Japan Coast Guarda dan Bakamla. Dua negara ini sama-sama negara kepulauan yang memiliki ZEE luas.

“Marilah kita jadikan tahun 2020 sebagai tahun pertama bagi ASEAN dan Jepang untuk mendorong kerja sama lebih lanjut menuju Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan sejahtera,” tandas Motegi.

Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi menyebut Jepang sebagai mitra yang tidak tergantikan yang telah berkontribusi dalam me­majukan kesejahteraan di kawasan itu. “Saya meng­­ajak supaya kerja sama ini ditingkatkan,” ujar Hoi. (Hym/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More