Jumat 10 Januari 2020, 18:36 WIB

Wahyu Setiawan Nyatakan Mundur dari Jabatan Komisioner KPU

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Wahyu Setiawan Nyatakan Mundur dari Jabatan Komisioner KPU

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (oranye)

 

KOMISIONER KPU, Wahyu Setiawan, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri dilakukan Wahyu pasca penetapannya sebagai tersangka oleh KPK, Kamis, (9/1).

"Dengan penuh kesadaran diri, tanpa ada paksaan dari manapun dan oleh siapapun, dengan surat ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) masa jabatan 2017--2023. Surat ini berlaku sejak masa tanggal saya menandatanganinya," ujar Wahyu dalam surat pengunduran diri yang disampaikannya pada KPU.

Sementara itu, Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan bahwa KPU akan segera menyerahkan surat pengunduran diri Wahyu pada presiden. Dengan begitu, proses pemberhentian tetap Wahyu akan dapat segera dilakukan oleh presiden.

"Akan kami kirim langsung ke presiden, DKPP dan DPR juga agar bisa segera ditindaklanjuti untuk melakukan pemberhentian tetap untuk dilakukan proses pemberhentiannya," ujar Arief.

Arief menjelaskan, berdasarkan aturan yang berlaku, bila ada komisioner yang mundur, akan secara otomatis digantikan oleh sosok yang memiliki skor tertinggi sesuai urutan skor saat pemilihan anggota KPU. Bila melihat urutan skor saat pemungutan suara, posisi Wahyu Setiawan kemungkinan akan digantikan oleh I Dewa Kade Wiarsa.(OL-4)

Baca Juga

DOK DPR RI

Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM Produksi Masker Non-Medis

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 13:12 WIB
Menurut Aria Bima dengan adanya wabah ini, usaha kecil sudah sangat kesulitan mendulang profit sehingga membutuhkan stimulus dari...
SETPRES/RUSMAN

RS Galang Bersiap Hadapi Serbuan TKI

👤Cah/P-2 🕔Sabtu 04 April 2020, 07:25 WIB
Rumah sakit tersebut akan mempersiapkan diri menghadapi kepulangan 20 ribu tenaga kerja Indonesia dari Malaysia dan mulai beroperasi...
 Medcom.id

Omnibus Law dan RKUHP tidak Mendesak

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Sabtu 04 April 2020, 07:15 WIB
Pelaksanaan fungsi legislasi DPR bisa dilakukan dengan memastikan penyusunan naskah akademik dan naskah draf...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya